klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Anda Pelaku UMKM? Begini Tipsnya Agar Bisa Naik Kelas

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Surabaya - UMKM di Jatim harus naik kelas dan segera menjangkau pasar lebih luas. Caranya, yakni dengan tidak menjual produk secara tradisional saja, namun juga memanfaatkan teknologi.

[irp]

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan dalam menjual produknya, UMKM tidak hanya sekedar dengan aktivasi media sosial. Namun juga masuk dalam ekosistem market place.

Menurut Khofifah, hal ini sejalan dengan Gerakan Nasional 'Bangga Buatan Indonesia' agar masyarakat semakin mudah memperoleh produk lokal baik secara online dan offline.

"Salah satu cara agar bisa terus survive di tengah pandemi Covid-19 ini adalah go digital. Dengan transformasi ke digital ini maka pelaku usaha dan pembeli bisa lebih mudah dalam bertransaksi barang atau jasa. Selain itu dengan digitalisasi ini jangkauan pasar juga akan menjadi lebih luas ke berbagai wilayah," ujar Khofifah, Minggu (7/8/2021).

Saat ini, lanjut Khofifah, pelaku UMKM di Jatim bisa memanfaatkan keberadaan e-commerce untuk menjangkau pasar lebih luas lagi. Menurutnya, biaya beriklan digital pun jauh lebih murah. Para pelaku UMKM hanya tinggal menyiapkan konten dan upload di sosial media.

"Sekarang banyak platform e-commerce, seperti Tokopedia, Bukalapak, JD.ID, Lazada, dan Shopee. Pelaku UMKM bisa memanfaatkan keberadaan e-commerce tersebut agar bisa menjangkau pasar lebih luas lagi," bebernya.

Meski demikian, Khofifah menyebut bahwa digitalisasi ini juga harus diimbangi dengan kapasitas produksi dan kualitas yang baik. Karena itu, Pemprov Jatim secara aktif juga melakukan berbagai pelatihan, bimbingan, serta workshop agar produk yang dihasilkan bisa lebih marketable.

Khofifah juga mengajak seluruh elemen masyarakat terutama sektor swasta dengan meningkatkan konsumsi dan penggunaan produk lokal karya anak bangsa. Khususnya, produk dari UKM Jatim dalam upaya mendukung percepatan pemulihan ekonomi.

"Jatim punya banyak produk lokal yang secara kualitas tidak kalah dengan produk impor. Jadi buat apa beli produk impor, kalau Indonesia sendiri punya banyak produk-produk yang juga oke. Daripada beli KW buatan luar negeri, mending beli yang ori buatan dalam negeri," tandasnya. (nul)

Editor :