klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Vaksinasi Dosis Kedua di Bojonegoro Baru 7 Persen, Satgas Pasrah Tunggu Kiriman

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Upaya pemerintah melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk mencapai herd immunity di angka 70 persen tak berjalan mulus. Buktinya, sampai saat ini kota/kabupaten di Jawa Timur belum dapat mencapai target yang ditentukan.

[irp]

Misalnya di Kabupaten Bojonegoro. Per tanggal 3 Agustus 2021 disebutkan bahwa warga yang sudah tuntas divaksin hingga dosis kedua ternyata baru 7�ri total target 1.025.995. Sedangkan warga yang sudah menjalani vaksinasi tahap pertama atau dosis pertama masih 16%.

"Sampai dengan 3 Agustus 2021 total warga di Bojonegoro yang sudah divaksin baru sekitar 23 persen," ujar Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Bojonegoro, Triguno Sudjono Prio kepada klikjatim.com, Rabu (4/8/2021).

Lebih rinci dijelaskan, total 23% warga yang sudah divaksin ini terdiri dari 170.116 warga atau 16% untuk dosis pertama. Kemudian vaksinasi hingga dosis kedua masih 73.850 warga atau 7%.

Menurutnya, capaian yang masih jauh dari target ini karena stok vaksin telah habis. Dan penyuntikkan vaksin antara dosis pertama dan dosis kedua harus sama, sehingga terpaksa hanya bisa menunggu.

Padahal antusias masyarakat Bojonegoro dalam mengikuti vaksinasi diklaim sangat tinggi. "Iya, masyarakat antusias untuk divaksin, tapi kedatangan vaksinnya yang terlambat," imbuhnya.

Adapun jenis atau merek vaksin yang dipakai di Bojonegoro ada 3 varian. Diantaranya Vaksin Sinovac, AstraZeneca dan Sinopharm.

Dia juga menambahkan bahwa instansi di Bojonegoro juga sudah bergotong-royong untuk melaksanakan vaksinasi. Seperti TNI, Polri dan instansi lain juga bersama-sama mempercepat vaksinasi di daerah setempat.

“Meski sudah divaksin, masyarakat harus tetap memperketat prokes 5M,” pungkasnya. (nul)

Editor :