KLIKJATIM.Com I Trenggalek - Badan Intelijen Negara (BIN) gelontorkan 2 ribu dosis vaksin Cobid -19 untuk madrasah dan pondok pesantren di Trenggalek, Senin (2/8/2021).
Sebanyak 1.444 dosis vaksin diberikan kepada siswa MTs Negeri Trenggalek, sedangkan sisanya kurang lebih 600 dosis diperuntukkan para santri di Pondok Pesantren Qomarul Hidayah, Kecamatan Tugu.
Adapun warga yang disasar dalam kegiatan vaksinasi massal ini merupakan warga usia 12 hingga 19 tahun. Ini ditujukan ketika ada kebijakan sekolah tatap muka para anak ini lebih aman dari penyebaran Covid -19 karena sudah tervaksin.
Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Jawa Timur (Kabinda Jatim), Marsma TNI Rudy Iskandar mengatakan, BIN melaksanakan vaksinasi untuk usia 12 hingga 19 tahun.
Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di 2 tempat yaitu MTs Negeri Trenggalek dan Pondok Pesantren Qommarul Hidayah di Kecamatan Tugu.
"Total di MTsN sebanyak 1.444 dosis, sedangkan untuk Ponpes Qommarul Hidayah sebanyak 600 dosis," imbuhnya.
"Jadi sasaran kita sementara ini madrasah dan pondok pesantren. Karena kedepan kalau sudah waktunya ada kebijakan untuk melaksanakan sekolah offline, mereka sudah tervaksin," tandasnya.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyambut baik upaya yang dilakukan BIN untuk mendorong terwujudnya Herd Community di Kabupaten Trenggalek.
"Saya sangat berterima kasih, dalam hal ini Bapak Kabinda beserta jajaran dan BIN pusat yang all out. Tidak hanya jumlah vaksinasi yang dikirim, tapi kemudian sasaran kita ingin sesegera mungkin para pelajar tervaksinasi," ungkap bupati.
Nur Arifin menambahkan, apabila memasuki PPKM level 3, 2 dan bahkan level 1 atau sudah dimungkinkan pembelajaran tatap muka, maka semua tenaga pengajar dan siswa juga siap. (Prabu Sarwono/bro)
Editor : Redaksi