KLIKJATIM.Com | Gresik — Ungkap kasus pembunuhan janda muda Erni Kristiana (36) asal Desa Bringkang, Kecamatan Menganti terus berkembang.Satreskrim Polres Gresik telah mengamankan seorang terduga pelaku sejak dua lalu. Terbaru, polisi telah meminta keterangan dari 14 orang saksi yang sebelumnya 12 saksi.
[irp]
Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik Iptu Dawud mengatakan, pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi dan memgamankan pelaku.
”Sejauh ini kami masih Riksa saksi saksi dan meminta keterangan kepada 14 orang saksi. Termasuk seorang pelaku,”katanya, Senin (2/8/2021).
Namun polisi belum bisa dimintakan keterangan lebih tentang identitas dan motif pelaku pembunuhan janda anak satu itu.
”Alhamdulillah sudah kita amankan, dan masih dalam tarah pengembangan. Dan pelaku asal luar daerah,” jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Panceng itu.
Ia juga memastikan proses penyelidikan terus berlanjut. Meski hasil autopsi jasad korban belum keluar. Namun demikian, barang bukti dan keterangan saksi sudah dikantongi.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria terduga kuat pelaku pembunuhan tersebut. Namun demikian, identitasnya masih disembunyikan. Begitu pun dengan kronologi maupun motif dari peristiwa berdarah tersebut.
“(Terduga pelaku, red) belum kami tetapkan sebagai tersangka. Menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.
Salah satunya, hasil pemeriksaan terkait kondisi kejiwaan terduga pelaku.
Belakangan diketahui, terduga pelaku saat diperiksa berlaku kurang kooperatif. Termasuk saat dimintai keterangan. “Berkaitan dengan aktivitas dan hubungan yang dilakukan terduga pelaku dengan korban sebelum peristiwa terjadi,” paparnya.
Namun yang pasti, tabir kematian tak wajar yang dialami janda Brinkang itu kian benderang. Seluruh bukti dan keterangan saksi sudah mengarah. Kematian tragis ibu satu anak itu akan segera terkuak. “Setelah prosesnya selesai secara keseluruhan, nanti akan kami buka. Mohon waktu,” tutupnya.
Diketahui, Erni Kristiana ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya, Jumat (9/7/2021) lalu. Terdapat sejumlah luka dan korban ditemukan dalam kondisi setengah telanjang. HP korban hilang dan terdapat celana dalam pria di lokasi.
Korban diketahui sebagai janda beranak satu. Suaminya meninggal dunia sekitar tiga bulan yang lalu. Kakak ipar korban, Sriati (44) menyebut Erni sempat dekat dengan seorang pria pasca ditinggal mati suaminya. Pun banyak berhubungan dengan pria lain di media sosial (Medsos).
Pihak keluarga menduga, Erni menjadi korban pembunuhan orang dekatnya. Dugaan semakin menguat lantaran HP korban ikut hilang saat kejadian. Medsos dan Emailnya pun tidak bisa diakses. Lalu apa yang mendasari pembunuhan tersebut? Kuat dugaan bermotif asmara. (bro)
Editor : Redaksi