KLIKJATIM.Com | Surabaya—Capaian vaksinasi harian di Jawa Timur (Jatim) terbilang rendah. Banyak kabupaten/kota di Jatim yang melakukan vaksinasi namun masih jauh dari target harian yang telah ditentukan di masing-masing daerah.
[irp]
Pemprov Jatim sendiri, telah menargetkan 300 ribu vaksinasi per harinya. Namun sayang, target tersebut masih jauh dari harapan.
Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Provinsi Jatim, pada tanggal 31 Juli 2021, ketercapaian vaksinasi harian di Jatim hanya bisa menyentuh angka 74.881 vaksinasi atau sekitar 24,96 persen dari target harian yang telah ditentukan yakni 300 ribu vaksinasi.
Dari total 38 kabupaten/kota di Jatim, Sumenep menjadi daerah dengan capaian vaksinasi harian terendah. Pada 31 Juli 2021 saja, dari target harian sebanyak 8.295 vaksinasi, Sumenep hanya mampu melaksanakan 397 vaksinasi.
“Kota Mojokerto menjadi tertinggi ketercapaian vaksinasi hariannya (per 31 Juli 2021), yakni dari target harian 977 vaksinasi, terlaksananya 2.159. Prosentase ketercapaian targetnya 220.98 persen,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim dr. Makhyan Jibril, Senin (2/8/2021).
Sementara itu, berdasarkan Dashboard SI Satu Data KPCPEN pada tanggal 31 Juli 2021, total ada sekitar 10,77 juta penduduk di Jatim yang sudah divaksin. Rinciannya, total vaksinasi 1 sebanyak 7.612.590 dan total vaksinasi 2 sebanyak 3.161.992.
Sedangkan total sasaran vaksinasi di Jatim sendiri, untuk mencapai herd immunity minimal 70 persen, Pemprov Jatim menargetkan memvaksin sebanyak 31.826.206 penduduk. Artinya, saat ini masih ada sekitar 21 juta penduduk di Jatim yang belum divaksin.
Sekadar informasi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu menargetkan 70 persen warga Jatim sudah tervaksin pada 17 Agustus 2021 mendatang. Ia berharap target 70 persen persen dari sasaran vaksinasi itu sudah tercapai pada pertengahan Agustus 2021, sehingga pada HUT ke-76 RI sudah terbentuk herd immunity di Jatim.(mkr)
Editor : Redaksi