KLIKJATIM.Com | Gresik — Kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Gresik mengalami lonjakan. Per Selasa (29/6/2021) kemarin ada tambahan 18 pasien positif. Sementara pasien sembuh Covid-19 bertambah sembilan orang dan satu positif Covid-19 meninggal dunia.
[irp]
Dengan penambahan ini sehingga total ada 5.935 kasus positif Covid-19 di Gresik. Rinciannya sebanyak 5.376 pasien sembuh, 364 positif Covid-19 meninggal, serta isolasi mandiri dan dirawat 195 orang. Kemudian suspect discarded 4.398 orang, dan meninggal probable 181 orang.
Untuk merespon kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengambil langkah-langkah taktis. Selain membuka kembali stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) untuk ruang isolasi dan rehabilitasi pasien Covid-19, Gedung Pramuka Gresik yang terletak di jalan Dr Wahidin Sudirohusodo pun diplot sebagai ruang isolasi.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemerintah turut prihatin dengan jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat. Pihaknya terus melakukan koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Gresik. Pasalnya 200 tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik juga penuh, sehingga perlu menambah 50 tempat tidur untuk di RSUD Ibnu Sina dan rumah sakit lainnya.
“Pandemi Covid-19 belum tahu sampai kapan. Pasien Covid-19 di rumah sakit, pondok rehabilitas Covid-19 terus bertambah. Untuk menampung lonjakan pasien, kami berencana membuka gedung pramuka di Kebomas,” tutur Gus Yani, sapaan Bupati Gresik.
Saat ini, lanjut Gus Yani, pemkab sedang berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait penggunaan gedung pramuka sebagai tempat isolasi. Untuk di stadion gejos, para pasien Covid-19 disediakan ruang isolasi di lantai dua stadion.
Totalnya ada sebanyak 140 tempat tidur telah disiapkan Pemkab Gresik, sembilan perawat dan empat dokter sedang berjaga. Kemudian ada layanan kesehatan dan kebersihan.
"Ada 140 tempat tidur langsung diisi delapan pasien Covid-19 dengan gejala ringan. Fokus kami agar bisa mengurangi BOR di rumah sakit, pasien Covid-19 yang sudah mau sembuh di rumah sakit dibawa ke sini, pasien gejala ringan dibawa di sini agar BOR di rumah sakit menurun," jelasnya, Sabtu (26/6/2021).
Dibukanya kembali Stadion Gelora Joko Samudro ini merupakan komitmen Pemkab Gresik dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang mengalami tren peningkatan. Baru-baru ini angka kasus Covid-19 lebih tinggi dibanding angka kesembuhan. Rata-rata tambahan kasus baru setiap harinya di atas angka 10.
"Ini merupakan satu komitmen pemerintah daerah jika terjadi lonjakan kasus Covid-19," tutur Gus Yani.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Gresik untuk menerapkan protokol kesehatan. "Protokol kesehatan Gresik menjadi kesadaran baru. Protokol menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas," imbuhnya.
Sementara itu, Plt Wadir Medik RSUD Ibnu Sina Gresik, drg Sandra Viane mengatakan, pihaknya sudah melakukan penambahan 150 pasien dalam seminggu di ruang rawat di RSUD Ibnu Sina Gresik. “Biasanya pasien Covid-19 hanya 10 pasien, namun seminggu kemarin langsung 150 pasien,” kata Sandra.
Saat ini ruangan pasien Covid-19 di RSUD Ibnu Sina dibagi menjadi ruangan isolasi, ruang Iksa, ruang Mawar dengan 30 bed. “Selain bed, kami juga butuh sumber daya manusia (SDM), oksigen, obat–obat, alat–alat dan lain–lainnya," tandasnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar