KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Over Dimensi Over Load (ODOL) atau kendaraan dengan ukuran yang melebihi standart menjadi salah satu jenis pelanggaran yang mendapatkan perhatian Satlantas Polres Tulungagung, dalam beberapa waktu terakhir ini.
[irp]Tidak hanya itu saja, sebab pengungkapan kasus tabrak lari juga menjadi perhatian serius Satlantas Polres Tulungagung.
Kegigihan ini akhirnya membuahkan penghargaan dari Polda Jawa Timur untuk kategori "Hasil Ungkap Kejahatan Jalanan Over Dimensi dan Over Loading dan Tabrak Lari" yang pada Selasa (22/06) kemarin disampaikan kepada Satlantas Polres Tulungagung.Kasat Lantas Polres Tulungagung,AKP Mohamma Bayu Agustyan melalui Paur Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko mengatakan, penghargaan tersebut diserahkan di sela sela acara pelatihan pertolongan pertama gawat darurat yang digelar di Hotel Singgasana Surabaya kemarin.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Gathut Bowo Supriyono, Kasat PJR AKBP Dwi Sumrahadi, Kanit Laka Jajaran Polda Jatim dan anggota Laka Jajaran Polda Jatim.
"Tentunya, penghargaan ini, akan menjadi pelecut semangat anggota Unit Laka Satlantas Polres Tulungagung dalam meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat," terang Iptu Nenny.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Dion Fitriyanto yang dikonfirmasi pada Rabu (23/06) mengatakan, penghargaan yang diterimanya bukan tujuan dari kerjanya namun yang dilakukan pihaknya untuk memberikan pelayanan kepada masyrakat.
"Apa yang telah dilakukan oleh anggota Laka Satlantas Polres Tulungagung dalam mengungkap kasus odol dan tabrak lari, bukan semata-mata mengejar penghargaan, melainkan suatu wujud pelayanan maksimal terhadap kepentingan masyarakat" terangnya.
Dion mengungkapkan, kasus tabrak lari yang diungkapnya bersama anggota merupakan kasus yang terjadi pada bulan Februari 2021 lalu.
Saat itu begitu mendapatkan informasi tabrak lari tersebut, anggotanya langsung melakukan pengejaran mobil pelaku tabrak lari tersebut, hasilnya dalam waktu tak lama pelaku bisa dibekuk.
"Kejadiannya sudah lama, kecelakaanya di jalan Pahlawan Tulungagung, antara sepeda motor dan mobil, kemudian kita lakukan pengejaran dan pelaku bisa kita bekuk," jelasnya.
Dion mengaku,penghargaan yang diterimanya adalah bonus dan semoga dengan penegakan hukum bagi pelaku pelanggaran lalu lintas, angka kecelakaan bisa turun.
"Mewakili Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH, Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan, SIK mengucapkan terima kasih sebesar besarnya atas penghargaan yang diberikan oleh Ditlantas Polda Jatim," tuturnya. (rtn)
Editor : Fauzy Ahmad
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Akui Ada Kekurangan Selama Lima Tahun Kepengurusan
KLIKJATIM.Com | Jombang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021–2026 yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yah…
Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama sejumlah organisasi dan elemen masyarakat mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp250 j…
Pompa Listrik PLN Bantu Atasi Krisis Air Petani Desa Mekarsari
KLIKJATIM.Com | Bandung – Persoalan keterbatasan air saat musim kemarau menjadi tantangan bagi petani di Desa Mekarsari. Kondisi tersebut kini mulai teratasi s…
Rayakan HUT ke-81 RI, BKMS Gelar Tenant Independence Games hingga Fun Walk
Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) bersama para tenant di kawasan Java Integrated Industrial and Por…
BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN
KLIKJATIM.Com | Gresik – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu memahami bahwa tidak seluruh jenis pelayanan kesehatan masuk dalam cakupan pembiayaan B…
PT Smelting Bidik 30.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir Gresik
PT Smelting mengawali Program Konservasi Mangrove “Pesisir Lestari” dengan menanam 10.000 mangrove di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa T…