klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dijuluki Ibu Asuh Kucing, Rawat Ratusan Ekor Selama 10 tahun

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Yeni bersama kucing-kucingannya. (Miftahul Faiz/Kilkjatim.com)
Yeni bersama kucing-kucingannya. (Miftahul Faiz/Kilkjatim.com)

Klikjatim.com | Gresik - Kucing-kucing liar di Gresik ternyata punya ibu asuh. Yeni (41), warga Jalan Mutiara 7 Nomor 26 Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Kecamatan Manyar adalah salah satunya. Dia dijuluki ibu asuh kucing karena rela merawat kucing-kucing terlantar untuk diadopsi layaknya seorang anak. Salah satu motivasinya merawat kucing yang terlantar adalah kucing merupakan hewan kesayangan Rasulullah Muhammad Saw.

[irp]

Di banyak tempat, kucing malah dibuang dan ditelantarkan. Berbeda dengan yang ada di rumah Yeni. Saat memasuki area rumahnya yang sederhana, sudah terlihat banyak kucing sedang berkeliaran. Ada yang kecil, juga ada yang sudah agak besar. Kucing-kucing tersebut juga tampak lucu dan menggemaskan.

Kisah Yeni merawat kucing bukanlah hal yang baru. Dia sudah memulai hal tersebut sekitar 10 tahun yang lalu. Dia awalnya merawat kucing sendiri dan beberapa kucing pemberian teman. Lambat lain, dia begitu mencintai kucing sampai ada kucing-kucing di pasar atau di jalan umum yang terlantar, dia mengambilnya.

"Sebulan yang lalu anak saya  menemukan  empat anak kucing. Saya rawat sebentar, ternyata tak lama kemudian meninggal. Kondisinya kurang baik," papar dia.

Ibu tiga anak ini menjelaskan, kucing yang dia rawat ada yang sudah pernah melahirkan sampai 7 ekor. Setelah anak-anak kucing tersebut dibesarkan selama tiga bulan, Yeni menawarkan kepada tetangga dan teman-temannya. Saya ini sangat terbuka dalam merawat kucing," imbuhnya.

Saat ditanya kendala, dia menyampaikan ada dua hal. Pertama adalah komplain dari tetangga karena kucingnya kadang membuat masalah seperti buang air sembarangan. Sedangkan kendala lainnya adalah terbatasnya lokasi untuk kucing dan tenaga dalam merawat yang minim. "Apalagi ini ibu saya sakit Ginjal, jadi kurang begitu fokus," tutur dia.

Yeni menambahkan, dia pernah ikut komunitas pecinta kucing di Facebook. Tetapi hanya di dunia maya dan tidak sampai bertemu. "Menambah wawasan terkait pemeliharaan kucing yang benar dan efektif efisien," tandasnya.

Kucing diadopsi tidak disediakan tempat khususs artinya bisa kemana sjaa. Bahkan, pemilik kucing ini kadangkala tidur bersama kucing-kucingannya. "Kalau pas tidur, biasanya ada yang naik ke kasur ikut tidur bersama," jelasnya.

[irp]

Motivasi pemeliharaan kucing ini sendiri menurut Yeni adalah Rasulullah Muhammad Saw. Yeni merasa kucing adalah hewan yang istimewa dan dicintai Rasulullah Saw. (iz/bro)

Editor :