klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kena Gendam, Nenek di Probolinggo Ini Kehilangan Perhiasan Seberat 60 Gram

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Ilustrasi penggendaman
Ilustrasi penggendaman

KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Kawanan pelaku gendam beraksi di Kota Probolinggo. Kal ini Sawiati  (70) harus merelakan perhiasan emasnya seberat 60 gram digondol dua pelaku yang semuanya perempuan. Korban dikerjai pelaku saat menjaga toko sendirian di RT 4/RW 2, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, pada Sabtu (29/5/2021).

[irp]

Sekitar puklul 08.30 WIB, korban sendiri menjaga toko karena suaminya Sukirman, sedang keluar rumah membeli token. Dua pelaku perempuan tiba mengendarai sebuah motor matik. Yang satu berperawakan kurus dan kecil, satunya lagi gendut. Mereka membawa anak berusia sekitar 9 tahun. Kedua perempuan itu lantas turun dari motor dan menghampiri korban. Ngakunya mau beli amplop.

Korban pun langsung bergegas masuk toko untuk mengambilkan amplop. Perempuan yang gemuk lantas menyerahkan uang Rp 5 ribu. Untuk membayar sebuah amplop yang harganya seribu rupiah.

“Saya berikan amplopnya. Lalu saya mengambil uang kembalian Rp 4 ribu. Saat saya memberikan kembalian itu, bukan hanya uangnya yang diambil. Perempuan itu juga memegang tangan saya,” tambahnya.

Selanjutnya , korban tidak merasa curiga sama sekali ketika perempuan itu kemudian membeli beras 20 Kg. Beras diminta untuk dibungkus per satu kilogram.

Sementara perempuan yang kurus minta izin menumpang ke kamar mandi. “Katanya mau ganti pembalut. Karena kasihan saya izinkan. Sementara yang gendut dan anak-anak itu berada di depan toko sembari menunggu saya membungkus beras yang dibeli,” lanjut korban.

Tak lama kemudian, perempuan yang kurus keluar dari kamar mandi. Lalu, keduanya izin untuk mengambil uang di ATM. Sebab, uang yang dibawa saat itu tidak cukup untuk membayar beras 20 kg yang dibelinya. “Jadi mereka bilang mau ambil uang di ATM dulu. Karena ATM dekat, saya persilakan,” katanya.

Namun, lama ditunggu kedua perempuan itu tak kunjung datang. Korban yang baru membungkus 3 kilogram beras lantas tidak melanjutkan pesanan kedua perempuan itu.

Sampai beberapa saat menunggu, kedua perempuan itu tak juga kembali. Korban pun curiga ada yang tidak beres. Korban khawatir kedua pembeli itu pencuri dan sudah mencuri barang di rumahnya. Akhirnya kecuriagaan itu terbukti saat mengecek barang-barang  di rumahnya. Perhiasan emas yang jumlahnya 60 gram lenyap. Menyisakan dompet kosong, tempat beragam perhiasan itu disimpan.

“Ada lima gelang dan tujuh cincin emas. Semuanya saya simpan di dompet dan dompetnya saya taruh di tempat tersembunyi. Tidak ada yang tahu. Anehnya perempuan itu kok tahu,” lanjutnya.

Menurut korban, perhiasan emas itu dia kumpulkan saat suaminya masih bekerja. Sengaja dia menyimpan emas untuk tabungan masa tua. Namun, simpanan puluhan tahun itu lenyap. Semuanya habis dicuri. (ris)

Editor :