klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tiga Pelajar asal Papua Mendapat SIM C di Sidoarjo

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pelajar asal Papua saat mengikuti proses pembuatan SIM C di Satpas Polresta Sidoarjo
Pelajar asal Papua saat mengikuti proses pembuatan SIM C di Satpas Polresta Sidoarjo

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Tiga pelajar asal Papua, Deli Wonda (19), Barnabas Rivaldo Kapinam Kaize (18), dan Dewi Jemima (18), tak dapat menyembunyikan kegembiraanya setelah mendapat Surat Ijin Mengemudi (SIM) dari Satlantas Polresta Sidoarjo. Mereka kini tidak was-was lagi saat berkendara di Kota Delta.

[irp]

SIM C mereka terima setelah ketiganya mengikuti pelatihan uji praktek SIM R2 (Choaching Clinic) di lapangan praktek SIM Polsek Sukodono.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Wikha Ardilestanto menuturkan, Satlantas Polresta Sidoarjo melakukan pendampingan coaching clinic untuk warga papua yang berdomisili di Sidoarjo. Mereka dinilai telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan SIM.

"Setelah beberapa waktu melakukan pelatihan, hari ini mereka membuat SIM baru," terang Wikha, Selasa, (20/4/2021).

Wikha menambahkan, penerbitan SIM C dilakukan setelah tiga pelajar tersebut dinilai terampil saat mengikuti pelatihan uji praktek. Saat pembuatan SIM, mereka juga didampingi anggota Satlantas Polresta Sidoarjo.

"Hal ini untuk memberi kemudahan bagi mereka yang sedang menempuh pendidikan di Sidoarjo," tegas Wikha.

Pemberian pelatihan dalam pembuatan SIM ini merupakan bagian dari program orang tua asuh bagi pelajar Papua yang berdomisili di Sidoarjo. Melalui program tersebut, diharapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelajar Papua di Sidoarjo.

"Mereka telah melalui semua prosedur resmi seperti warga lain saat membuat SIM. Dengan begitu, mereka telah dinyatakan tertib secara administrasi sebagai syarat dalam mengendarai kendaraan bermotor," imbuh Wikha.

Deli Wonda, salah satu dari tiga pelajar tersebut bersyukur, karena tidak perlu pulang ke daerah asal untuk membuat SIM. Tadi saya mengikuti semua prosedur mulai dari berkas identitas yang dibutuhkan, tes kesehatan, psikotes serta mengikuti ujuan praktek.

“Saat ini, saya merasa nyaman saat berkendara di jalan raya. Tidak khawatir lagi seperti sebelumnya. Saya bersama teman-teman akan selalu mematuhi rambu-rambu lalu-lintas yang ada,” ucapnya sambil menunjukkan SIM C barunya. (ris)

Editor :