KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pengembang properti asal Surabaya PT Pakuwon Jati Tbk berhasil mencatat pendapatan pra-penjualan alias marketing sales di kuartal I-2021 sebesar Rp 427 miliar. Ini merupakan kinerja positif perusahaan berkode emiten PWON di tiga bulan pertama tahun 2021. Pencapaianitu naik 17 persen dibanding periode yang sama tahun 2020 lalu.
[irp]
"Pencapaian marketing sales di kuartal pertama tersebut naik 17% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ini juga setara dengan 30,5�ri target perusahaan di 2021 yang sebesar Rp 1,4 triliun. Tingkat suku bunga yang rendah dan fasilitas insentif PPN telah mendorong kenaikan marketing sales perusahaan di kuartal I-2021," kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki, Senin (12/4/2021).
Disebutkan, realisasi marketing sales PWON di 2020 tercatat sebesar Rp 1,03 triliun. Realisasi tersebut didominasi oleh penjualan kondominium yang mencapai 60%. Sisanya dari penjualan landed house 37�n kantor 3%. Pakuwon Jati, adalah pemilik, pengelola dan pengembang properti yang tahun 2021 ini memasuki usianya yang ke 39 tahun. PWON, yang merupakan anggota indeks Kompas100 ini, juga menjadi perusahaan properti pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 1989.
Untuk portofolio PWON yang sudah dikerjakan saat ini antara lain Superblok Gandaria City Jakarta, Superblok Kota Kasablanka Jakarta. Somerset Berlian Jakarta, Superblok Tunjungan City Surabaya, Superblok Pakuwon Mall Surabaya, Royal Plaza, Pakuwon City Township, Pakuwon City Pusat Belanja, dan East Coast Mansion di Surabaya Timur. Kemudian Grand Pakuwon Township dan Fiid Junction di Surabaya Barat, Superblik Pakuwon Mall Bekasi, Hartono Mall Yogyakarta dan Hotel, serta Hartono Mall Solo.
Pada Di 2020 lalu Pakuwon Jatim mengeluarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 874 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membiayai proyek konstruksi Kota Kasablanka Phase 2, Tunjungan Plaza 6, Pakuwon Mall phase 3 dan 4, East Cost Mansion serta pembelian tanah. "Selain itu pada akhir November 2020, perusahaan melakukan pembelian Hartono Mall Yogyakarta, Marriot Hotel Yogyakarta dan Hartono Mall Solo dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 1,24 triliun," tutup Minarto. (ris)
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi