KLIKJATIM.Com | Ngawi—Misri (39) warga Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Ngawi tewas tersengat listrik. Korban tersengat aliran listri dari tiang lampu penerangan jalan lingkungan.
[irp]
"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 23.15 WIB. Di pinggir jalan persawahan Blok Bandardowo Dusun Ngisor, Desa Kedungputri, Kecamatan Paron," ujar Kasubag Humas Polres Ngawi, Iptu Supardi, Sabtu (10/4/2021).
Dia menyebut korban pamit kepada keluarga pergi ke sawah untuk mencari belut. Korban tidak sendiri, korban bersama temannya yang bernama Slamet.
Sesampai di persawahan Bandardowo, korban bertemu pencari belut lainnya yang bernama Agung. "Saat itu korban memegang pipa besi tiang lampu penerangan jalan swadaya masyarakat yang berada di sebelah timur sawah," katanya.
Setelah memegang tiang, tambah dia, korban terpeleset di sawah dengan posisi tangan masih memegang tiang. Korban teriak minta tolong karena tersengat.
"Para saksi berusaha menolong. Caranya ada yang memukul tangan kanan korban yg memgang tiang menggunakan kayu bambu. Setelah terlepas korban kemudian di bawa ke Klinik Rhamadiqa Husada," tambahnya.
Namun, nyawa korban tidak bisa tertolong. Peristiwa ini dilaporkan ke Mapolsek Paron. Petugas datang ke klinik dan melakukan olah TKP.
Hasil olah TKP, petugas mengecek tiang listrik menggunakan tespen dan di tiang listrik didapati aliran listrik. "Sumber listrik di duga berasal dari kabel lampu yang terkelupas kemudian menempel di ujung tiang listrik yang terbuat dari Pipa besi," bebernya.
Sementara pengecekan tim medis, pemeriksaan luar terdapat luka listrik masuk pada daerah telinga kiri dan luka listrik keluar pada tumit kiri. Tidak di ketemukan tanda tanda penganiayaan maupun kekerasan.
"Keluarganya menerimanya sebagai musibah. Tidak menuntut siapapun," pungkas Iptu Supardi. (mkr)
Editor : Fauzy Ahmad