KLIKJATIM.Com | Magetan - Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengunjungi jembatan putus di Kabupaten Magetan karena diterjang banjir pada Maret silam, Jumat (2/4/2021). Menteri Risma hadir di lokasi jembatan putus dan korban terdampak banjir di Desa Ngunut, Kecamatan Kawedanan, Magetan.
"Saya sarankan untuk mengurangi dampak lebih lanjut dari banjir dan putusnya jembatan, saya sarankan agar tebing sungai diperkuat dengan bronjong, " ujar mantan Walikota Surabaya ini.
Gunanya, kata dia, bisa mengurangi gesekan tanah, daripada menggunakan _site pile_ . Bronjong itu mengikuti struktur tanah. Karena kan struktur tanahnya lemah sehingga tergerus air.
Mensos mengingatkan, di jaman dulu, orangtua kita biasa menggunakan batang bambu untuk tiang jemabatan. Hal itu dengan pertimbangan untuk mengantisipasi struktur tanah yang lemah. “Tapi ini sekedar saran ya. Nanti silakan dikaji lebih mendalam dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum,” katanya.
Sementara Bupati Magetan, Suprawoto
rencana perbaikan akan dilakukan secepatnya. Dimana langkah awal adalah dengan pemasangan bronjong di pinggir aliran sungai.
"Kalau rencana awal memang akan dipasang bronjong. Karena untuk membangun jembatan itu jangka panjang, " jelas Kang Woto--sapaan akrab--Suprawoto.
Dalam kunjungan ke lokasi terdampak banjir tersebut, Mensos juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir. Bantuan logistik Kemensos kepada warga terdampak banjir berupa makanan siap saji 240 paket, makanan anak 114 paket, matras 50 paket, kasur 50 paket, dengan total nilai Rp53.438.334.
Atas nama pemerintah pusat, Mensos menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat terdampak. Ia berharap masyarakat tetap sabar, terus berdoa, dan kondisi segera pulih seperti sedia kala.
Sebelumnya banjir di Magetan terjadi Selasa (16/3) sekitar pukul 19.30 WIB. Sekitar tujuh desa di tiga kecamatan yakni Kawedanan, Ngariboyo, dan Parang terdampak banjir. (bro)
Editor : Fauzy Ahmad
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait
KLIKJATIM.Com | Jember – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember secara resmi memperkenakan kantor sekretariat barunya yang berlokasi di Jalan…