KLIKJATIM.Com | Gresik— DPC PKB Gresik tampaknya mulai merajut kekuatan dan dukungan politik usai keok dalam pilkada Gresik kemarin.
[irp]
Partai yang lahir dari rahim NU dengan 13 kursi di DPRD Gresik itu menggelar silaturahmi dengan tokoh dan Alim Ulama Gresik di salah satu hotel pada Minggu, (28/03/2021).
Pengurus baru DPC PKB Gresik dibawah pimpinan Abdul Qodir yang juga ketua DPRD Gresik , menyampaikan beberapa laporan dan kinerja fraksi PKB DPRD Gresik.
Musyawarah Cabang (Muscab) PKB pada Maret lalu melahirkan beberapa keputusan, diantaranya PKB mendorong serta bersinergi dengan pemerintah daerah mempercepat penanganan Banjir kali Lamong.
Dari segi perekonomian, diharapkan pemerintah mulai mendorong terciptanya lapangan kerja dengan pertumbuhan investasi.
"Dalam rangka mengurangi angka pengangguran kita yg masih 6 % lebih," kata Ketua DPC PKB Gresik Abdul Qodir.
Qodir berharap, sistem tata kelola dan orientasi pendidikan ditata kembali agar lebih responsif dan matching dengan kebutuhan dunia kerja.
"Dengan harapan meningkatkan SDM masyarakat Gresik untuk lebih kompetitif," tuturnya.
Qodir optimis, program yang dicanangkan partainya akan mendapat dukungan penuh dari semua elemen.
"Tentunya, dukungan dari para tokoh dan ulama NU wajib untuk dipatuhi, memastikan khidmat PKB kepada NU," matanya.
Menurut Qodir, ide dan gagasan anak muda sangat luar biasa. Namun, yang dikhawatirkan adalah kebijaksanaan dalam melaksanakan tugas tersebut.
"Sehingga petuah dan nasehat para sepuh dan kiai sangat penting. Agar tidak sekedar inovatif, namun juga penuh berkah," harapnya.
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid yang turut hadir menyampaikan bahwa pembangunan Gresik kedepan harus dijiwai Diniyah, atau memiliki spirit keagamaan.
"Jangan sampai hal itu tersingkir (terlupakan)bkarena pembangunan fisik ekonomi yang luar biasa," harapnya.
Maka, jalur politik wajib diartikan sebagai jalur perjuangan. Oleh karena itu Sudah tepat PKB Gresik hari ini melakukan silaturahmi dengan Alim Ulama' se-kabupaten Gresik. Karena menurut Jazil Tugas pokok Ulama' Adalah melindungi aqidah (Agama) dan Negara.
"Jangan sampai partai berbasis islam kalah bersaing. Yang dikhawatirkan justru akan melahirkan regulasi yang tidak mencerminkan Islam," ucap Wakil Ketua Umum DPP PKB itu.
Oleh karena itu, lanjut Jazil, dia menolak keras peraturan presiden nomor 10 tahun 2021 tentang investasi baru industri minuman keras. Sehingga, para ulama, santri dan kader NU harus merubah mindset bahwa politik bukan cara (jalan) yang kotor.
"Mari berjuang bersama, cara yang kotor harus diubah berlandaskan nafas keislaman," tukasnya.
Acara tersebut dihadiri pucuk pimpinan Nahdlatul Ulama' cabang Gresik, yakni Rais Syuriah PCNU Gresik KH Mahfudz Ma'sum dan Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Khusnan Ali. (mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar
KMP Perkasa Prima 5 Mati Mesin di Selat Bali, 25 Penumpang Berhasil Dievakuasi
KMP Perkasa Prima 5 Mati Mesin di Selat Bali, 25 Penumpang Berhasil Dievakuasi…
Laga Uji Coba, Persela Tundukkan PSPS Pekanbaru 1 : 0 di Stadion Surajaya Lamongan
Persela Lamongan berhasil menundukkan tamunya PSPS Pekanbaru dengan skor tipis 1-0 dalam laga uji coba di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu malam 29 Agustus 2026…
Koki MBG di Tuban Peras Karyawati SPPG Ancam Sebar Video Syur Perselingkuhan ke Medsos
Putus Cinta Berujung Mencekam, Koki MBG di Tuban Ditangkap Usai Peras Mantan Kekasih Rp15 Juta TUBAN — Hubungan asmara yang berawal dari tempat kerja berakhir…
Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Resmi Melalui AHWA
KLIKJATIM.Com | Jombang – Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU resmi berubah. Peserta muktamar memilih s…
SIG Andalkan Bata Interlock untuk Percepat Pembangunan Hunian Terjangkau
KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkenalkan Bata Interlock Presisi sebagai salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan r…
Sidang Pleno III Muktamar Putuskan Voting untuk Menentukan Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
KLIKJATIM.Com | Jombang – Pembahasan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode mendatang dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul U…