KLIKJATIM.Com | Gresik —Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik menanggapi permasalahan tentang perbaikan jalan dan banjir Kali Lamong. Sebab, 10 tahun sebelumnya, era Sambari - Qosim lebih menitikberatkan fasilitas olahraga dan monumen seperti Gelora Joko Samudro, tugu dan lain sebagainya.
[irp]
Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, DPRD Gresik menginstruksikan untuk pemerintah Kabupaten Gresik untuk menangani permasalahan yang selama ini yang dikeluhkan masyarakat Gresik. Untuk masalah perbaikan jalan dan banjir sudah ada anggaran 2021 dan bisa dipakai tapi juga terkait Sumber Daya Manusia (SDM) dan birokrasi.
“Saya mendukung Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani untuk gebrakan awal yang memberikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mempunyai inovasi dan kreatifitas dalam bekerja dengan mengusung pemerintahan dan perubahan Gresik Baru. Dan harus dibarengi dengan pelatihan - pelatihan agar tanggap dalam menangani masalah,” terang Qodir.
Menurutnya, Pemerintahan Bupati Gresik harus segera merubah mindset tatanan birokrasi biar tidak sama dengan era sebelumnya, dan dicocokkan dengan Nawakarsa. Untuk mengimbangi mobilitas dan percepatan kerja, yang dilakukan Bupati, diperlukan penataan SDM di OPD teknis utamanya.
“Karena tidak sedikit Kepala OPD nya bagus, tapi tidak didukung oleh SDM yang cukup dan kompeten. Kemudian koordinasi dan sinergitas antar OPD ini juga perlu diperbaiki contohnya alokasi anggaran untuk perencanaan kegiatan, sudah kita alokasikan di P APBD, dengan harapan ketika masuk APBD murni seluruh program bisa dilaksanakan dengan cepat, tapi kok masih lambat. Iya harus ditata ulang terkait koordinasi antar OPD nya,” paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik Gunawan Setijadi mengatakan pengerjaan perbaikan jalan selalu dilakukan oleh tim unit reaksi cepat (URC). seperti terjadi di Jalan KH. Syafii pertigaan Tenger Sukomulyo Manyar Kabupaten Gresik. Meski banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat karena imbas perbaikan jalan arus macet jalan, Dinas DPUTR tetap bekerja optimal sampai larut malam.
“Kalau tidak dikerjakan malam hari kondisi arus lalu lintas sangat padat, dan bisa macet seperti tadi ini,” katanya, Selasa (16/3 /2021).
Menurutnya, bangun perbaikan jalan tidak segampang apa yang banyak dikeluhkan masyarakat.
“Kita lakukan dengan baik dan menyesuaikan, dan Urc 2x24 jam pengerjaan jika tidak kendala hujan atau kerusakan mesin bisa selesai,” ujarnya.
Perbaikan ini juga mengantisipasi kecelakaan lalu lintas di jalan. Untuk perbaikan Jalan Tenger, anggaran yang dikerjakan sesuai volume jalan.
“Dari proses pondasi, dan pembangunan permukaan jalan dengan aspal,” imbuh Gunawan. (bro)
Editor : Redaksi
Hadapi Perubahan Asesmen Pendidikan, UNESA Dampingi Guru Labschool Susun Soal Berorientasi TKA
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memperkuat kompetensi guru dalam menghadapi perubahan arah asesmen pendidikan, khususnya melalui …
Jaga Lingkungan, PTFI Gandeng 230 Warga Desa Banyuwangi Gresik Bersih-bersih Sungai
KLIKJATIM.Com | Gresik – PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkuat kolaborasi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya melalui kegiatan gotong royong b…
MPM Honda Jatim Raih Delapan Gelar di Kompetisi Safety Riding Honda 2026
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) kembali mencatatkan prestasi dalam ajang The 17th Astra Honda Safety Riding Instructors C…
Usai Temui DPRD, Ratusan Kades Jember Geruduk Bapenda Keluhkan Dampak Pemangkasan Dana Desa
KLIKJATIM.Com | Jember – Sebanyak 226 kepala desa yang tergabung dalam Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia …
Pemkab Jember Ajukan Dana Talangan Rp786,5 Miliar untuk Percepatan Pembangunan, Ini Rinciannya
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan rencana dana talangan sebesar Rp786,573 miliar untuk mempercepat pembangunan pada 2027. Pembiayaan tersebut masi…
Konsisten Digelar, Festival Dayung Tejoasri Berpotensi Masuk Kalender Event Jatim
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Penyelenggaraan Festival Dayung Tejoasri keempat resmi bergulir di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Minggu…