KLIKJATIM.Com | Gresik — Serah terima jabatan (Sertijab) pucuk pimpinan Kabupaten Gresik dari pelaksana harian (PLH)Abimanyu Pontjo Iswinarno ke Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih Fandi Ahmad Yani berlangsung hari ini dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Kabupaten Gresik, Sabtu (6/3/2021).
[irp]
Dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sertijab itu berlangsung khidmat dihadiri seluruh anggota DPRD Gresik dan undangan beberapa perwakilan Organisasi Masyarakat.
Dalam pidatonya, Khofifah menyampaikan beberpa hal, terutama terkait percepatan pemulihan ekonomi nasional yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk bisa diimplementasikan Pemerintahan baru di Kabupaten Gresik menyelerasakan dengan Visi-Misi Bupati.
"Ini juga waktunya sudah akan Musrenbang, selalu kami tekankan komplementaritas program pembangunan Daerah dan Pusat," ucap Khofifah setelah membuka sambutannya.
Dalam hierarki kewenangan kekuasaan negara, Khofifah, lanjut Khofifah, sesungguhnya Presiden adalah pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan negara, kemudian diserahkan sebagian kepada Gubernur dan Bupati-Walikota.
"Oleh karena itu Program kita harus inline (selaras) ada RPJMN, RPJMD Provinsi, RPJMD Kabupaten Kota," jelasnya.
Selanjutnya Khofifah menuturkan beberapa arahan presiden untuk diimplementasikan pada level daerah diantaranya Pembangunan Sumberdaya Manusia (SDM) yang unggul, pekerja keras, dan bertalenta global.
"Kemudian pembangunan infrastruktur, yang disampaikan Pak Bupati tadi soal SPAM, yang saat ini sudah tersedia sumber airnya dari SPAM Umbulan baru 300 liter per detik masuk ke Gresik, saya harap ada percepatan hingga 2000 liter per detij," ungkap Khofifah.
Masih di seputar peningkatan infrastruktur, Khofifah menyoroti soal kali Lamong. Menurutnya dana normalisasi kali Lamong sejak dulu sudah ada, ketika disiapkan budget 1 triliun 40 miliar rupiah terjadi perbedaan cara pandang. Menteri PUPR saat itu menginginkan dibuat tanggul, namun ada yang mengatakan sungai sepanjang 58 kilometer itu cukup dikeruk.
"Hal-hal seperti ini yang harus kita cocokkan dengan PUPR, melalu UPT-UPT-nya, kalau tidak seperti ini maka akan menjadi banjir tahunan," ungkap Khofifah.
Lebih lanjut Khofifah menekankan agar pemerintah Kabupaten Gresik Kedepan melakukan penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi.
"Transformasi ekonomi ini antara lain proses digitalisasi sistem," ujarnya.
Hal ini, menurut Khofifah harus disiapkan antisipasinya karena tantangan otomatisasi sistem produksi akan menimbulkan pemutusan hubungan kerja lantaran pergantian tenaga manusia ke mesin.
"Sehingga sebisa mungkin ini diantisipasi dengan pendekatan-pendekatan yang efektif agar teknologi tidak menimbulkan problem baru," ujarnya.
Sementara itu Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani menuturkan, pesan Khofifah akan menjadi asupan guna menguatkan program visi dan misi yang diusungnya. Pada dasarnya, Yani menekankan akan menjalankan program yang selaras dengan arahan pemerintah pusat.
[caption id="attachment_54659" align="aligncenter" width="975"]
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memasuki ruang paripurna Gedung DPRD Gresik.[/caption]
"Pesan ibu Gubernur tadi terkait Penyederhanaan birokrasi, normalisasi kali Lamong, penyediaan air minum bersih itu semua program yang kami usung, sehingga akan selaras dengan arahan pemerintah pusat," tuturnya.
Dalam menjalankan roda Pemerintahannya, Yani menekankan kolaborasi, dan akan mempertahankan dan melanjutkan apa yang sudah baik tinggalan Pemerintahan lama, namun begitu, ia juga akan melakukan langkah kebijakan yang dianggap lebih baik.
"Jadi pasti dalam mewujudkan nawa karsa akan ada hal-hal baru yang akan kita tempuh, untuk meningkatkan UMKM, kesehatan dan ketahanan sosial, mewujudkan Gresik Baru untuk semua" terangnya.
Ketua DPRD Gresik, Abdul Qodir pun menuturkan, Lembaga legislatif yang dipimpinnya siap membantu mewujudkan Visi-Misi Pemerintahan Buapati Yani.
" Dalam program legislasi saat ini sedang digodok perda kredit lunak, perda perikanan dan pertanian, serta UMKM, itu semua dalam rangka percepatan pembangunan yang menunjang program kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih," tuturnya. (mkr/*)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Semarakkan HUT Ke-81 RI, PLN Tebar Promo "Merdeka Daya": Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat PLN Mobile
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial…
DPN Fokus Petakan Peran JIIPE dalam Memperkuat Rantai Pasok Nasional
Kedeputian Bidang Geoekonomi DPN melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik atau Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE)…
DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan
KLIKJATIM.Com | Jember – Pengajuan anggaran senilai Rp 2,8 miliar untuk pencetakan stiker penanda penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Jember mendapat…
Uji Emisi 100 Truk Peti Kemas Digelar di TTL dan TPS, Pelindo Dorong Logistik Rendah Emisi
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) bersama Pelindo Regional 3 menggelar program uji emisi kendaraan angkutan peti kemas yang b…
Pelindo Grup Kirim Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa di Flores
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tengga…
Sambut Kajari Baru, Bupati Bojonegoro Dorong Pendampingan Hukum Preventif untuk Kawal Pembangunan Daerah
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar acara malam penyambutan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro yang baru,…