klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Anggaran Penanganan Longsor Pucem Gresik Sudah Digedok, Pemkab Diminta Segera Eksekusi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KKIKJATIM.Com | Gresik — Longsor di area Perbukitan Makam Putri Cempo (Pucem), Kecamatan Kebomas semakin parah. Komisi III langsung merespon hal tersebut dengan meminta dinas yang terkait untuk melakukan penanganan untuk mengantisipasi potensi bencana yang lebih besar.

[irp]

Tebing setinggi sekitar 30 meter itu kian mengkhawatirkan setelah seharian diguyur hujan lebat. Sejumlah rumah warga dan kafe yang berjejer di tepian tebing pun nyaris ambruk masuk ke dalam jurang.

Kemarin, Senin (1/3) Sekretaris Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Menurutnya, kondisi ini bisa berakibat fatal jika dibiarkan terus menerus.

Apalagi, di sekitar area longsoran itu terdapat situs bersejarah. Yakni makam Putri Cempo dan Paman Sunan Giri. Longsor tersebut juga memutus jalur alternatif Jalan Veteran dan Giri  membuat warga harus memutar lebih jauh.

“Dinas terkait (DPUTR) harus segera mengantisipasi longsor ini agar tidak semakin parah. Ada situs yang harus dijaga,” tegas politisi PKB tersebut, Selasa (2/3/2021).

Hamdi pun mengkritisi upaya pemerintah yang sejauh ini hanya memasang terpal penutup tepi tebing sepanjang kurang lebih 100 meter itu. Seharusnya, segera dibangun tembok penahan agar tanah tidak bergerak. Bisa dari bronjong batu atau plengsengan.

“Jika memang tidak masuk di anggaran tahun ini, masih bisa menggunakan anggaran kedaruratan. Kami akan mendesak untuk itu,” kecamnya.

Dari informasi yang dihimpun, DPRD Gresik telah menggedok dana darurat sebesar Rp. 25 miliar. Dana tersebut bisa digunakan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk menangani kondisi yang tidak terduga, seperti longsor ini.

Salah seorang warga sekitar, Samsul Arif mengaku risau ketika hujan turun lebat. Ia takut jika longsor semakin parah dan membahayakan warga sekitar. “Saya berharap pemerintah segera memperbaiki longsor ini,” pintanya. (bro)

Editor :