klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gladi Bersih Sudah, Gubernur Khofifah Lantik Gus Yani-Bu Min Sore Ini

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bupati Gresik terpilh Fanda Ahmad Yani saat gladi bersih pelantikan Bupati-Wakil Bupati Gresik Periode 2021-2014 di Gedung Negara Grahadi Surabaya. IST
Bupati Gresik terpilh Fanda Ahmad Yani saat gladi bersih pelantikan Bupati-Wakil Bupati Gresik Periode 2021-2014 di Gedung Negara Grahadi Surabaya. IST

KLIKJATIM.Com | Gresik - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa dijadwalkan melantik H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) sebagai Bupati-Wakil Bupati Gresik. Pelantikan digelar pukul 16.00 Jumat (26/2/2021).  Bersamaan dengan pelantikan Walikota Surabaya (Eri-Armuji), Bupati Sidoarjo (Muhdlor-Subandi, Lamongan (Yuhronur-KH Abdul Rouf), dan Kab Kediri (Hanindhito-Maria Ulfa).

[irp]

Gus Yani bersama Bu Min telah melakukan gladi bersih di Gedung Negara Grahadi, Kamis (25/2/2021). Pelantikan dipastikan digelar terbatas dengan menerapkan Prokes (protokol kesehatan) yang ketat. Hanya boleh diikuti oleh istri/suami bupati dan wakil bupati terpilih serta 2 orang anggota keluarga. Bahkan Ajudan pun dilarang masuk ke dalam ruang pelantikan dan hanya diperbolehkan menunggu di luar gedung Grahadi

Usai gladi bersih, Gus Yani mengatakan dirinya bersama Bu Min berangkatnya dari amanah para kiai agar bisa membawa perubahan yang ermanfaat bagi masyarakat Gresik. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Misalnya, banjir Kali Lamong, banyak infrastruktur jalan yang rusak serta pelayanan publik yang belum maksimal,” kata Gus Yani, , Kamis (25/02/2021).  Gus Yani juga siap melakukan perubahan khususnya dalam hal pelayanan. Dirinya berharap pelayanan yang tersistem semua yang berurusan dengan pelayanan baik itu perizinan investasi maupun lainnya bisa lebih cepat dan efisien.

Terkait kerjasama antar daerah pihaknya siap berkolaborasi dengan Walikota Surabaya maupun Bupati Sidoarjo terpilih dengan menciptakan segitiga ekonomi. Kebetulan ketiga pemimpin daerah ini masih muda-muda.

“Melalui kolaborasi ini kedepan Kabupaten Gresik, Pemerintah Kota Surabaya, dan Kabupaten Sidoarjo tumbuh bersama. Bukan sebaliknya daerah satu dengan lainnya tumbuh sendiri-sendiri,” ujarnya.

Persoalan antara kabupaten maupun kota bisa dibicarakan bersama. Selain itu, adanya kolaborasi ini nantinya tercipta inovasi bersama terkait dengan pembangunan ekonomi daerah. (rtn)

Editor :