KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Geram karena tidak segera diperbaiki, seorang warga di Sidoarjo menutup jalan berlubang dengan serabut kelapa. Ia tidak tega melihat banyak pengendara roda dua yang celaka.
[irp]
Ia adalah Im Toha (52) warga Jalan Brigjen Katamso, Desa Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru. Menurutnya, lubang jalan di depan warung kopinya sudah ada sekitar dua bulan lalu. Tepatnya di akses pintu masuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Lubangnya cukup dalam. Banyak pengendara motor yang jatuh di sini. Saya tidak tega. Apalagi kalau hujan, lubang yang tertutup genangan membuat makin banyak yang jatuh,” tutur Cak Im.
Ia bercerita, sebelumnya ia menutup lubang jalan tersebut dengan pasir dan batu. Namun material tersebut tidak bertahan lama. “Nah kemudian saya menutupnya dengan serabut kelapa yang saya ambil dari teman penjual es kelapa muda. Alhamdulilah awet dan pengendara yang jatuh jadi berkurang,” terangnya.
Upaya Cak Im ini diapresiasi oleh warga, pengendara yang melintas dan menjadi perbincangan di media sosial.
Sementara itu Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono memastikan percepatan proses perbaikan jalan rusak di kabupaten Sidoarjo. Pihaknya mengaku bahwa pasokan aspal milik Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo masih mencukupi.
"Sebagai bentuk akselerasi percepatan perbaikan jalan rusak, maka camat bisa menggunakan aspal tersebut untuk membantu proses perbaikan jalan. Biar tidak ada keluhan dan warga yang celaka lagi," kata Hudiyono.
Ia mengatakan, nantinya para camat itu bisa menggunakan dana pagu indikatif wilayah kecamatan (PIWK) yang dananya ditransfer ke masing-masing kecamatan.
Sementara itu Camat Waru, Mahendra Rudi Setiawan Harto mengatakan, beberapa ruas di Jalan Brigjen Katamso tersebut rusak akibat curah hujan dengan intensitas tinggi dan air rob. "Ada warga yang peduli, kemudian berusaha menutup jalan yang rusak dengan memakai serabut kelapa. Kami sangat apresiasi kepedulian warga itu," tandas Rudi. (mkr)
Editor : Satria Nugraha