klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Terus Tekan Penyebaran Covid-19, Gubernur Khofifah Minta Bupati dan Wali Kota Beri Rekomendasi Strategis

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Terus Tekan Penyebaran Covid-19, Gubernur Khofifah Minta Bupati dan Wali Kota Beri Rekomendasi Strategis.
Terus Tekan Penyebaran Covid-19, Gubernur Khofifah Minta Bupati dan Wali Kota Beri Rekomendasi Strategis.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Dari hasil evaluasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap satu hingga mikro menyebutkan, adanya keefektifan dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur (Jatim). Bahkan tingkat keterisian rumah sakit di Jatim sudah sesuai syarat dari WHO, yakni di bawah 60 persen.

[irp]

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, selama pelaksanaan PPKM mikro menunjukkan hasil signifikan pada penurunan jumlah pasien Covid-19 yang harus dirawat di ruang isolasi biasa maupun ICU. Selama PPKM tahap 1 dan 2 serta PPKM mikro, Bed Occupancy Rate (BOR) isolasi biasa di Jatim telah berhasil turun dari 79 persen menjadi 46 persen. Sementara BOR ICU juga berhasil turun dari 72 persen menjadi 57 persen.

Tidak hanya itu. Sebelum dilaksanakan PPKM mikro, setidaknya ada 210 RT di Jatim berkategori zona merah sesuai kriteria Gugus Tugas Covid-19 Nasional. Perlu diketahui, RT zona merah adalah RT dengan 10 warga yang menderita positif Covid-19 dalam 7 hari terakhir.

Sedangkan menjelang berakhirnya PPKM mikro ini, RT yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim sudah tidak ada lagi alias nihil. Bahkan, zona merah di Jatim juga mengalami penurunan yang signifikan pada awal tahun 2021.

Padahal, saat itu di Jatim masih ada 8 kabupaten/kota tercatat menjadi zona merah Covid-19. Dan hingga akhirnya, zona merah di Jatim tinggal 1 kabupaten saja yaitu Jombang.

Menurut Khofifah, PPKM jilid pertama, kedua dan PPKM mikro memang sudah menunjukkan beberapa hasil yang signifikan. Walaupun demikian, tapi masih perlu upaya yang lebih besar lagi untuk dapat menurunkan penyebaran Covid-19 di Jatim melalui perpanjangan PPKM mikro.

Untuk itu, seluruh masyarakat di Jatim diharapkan jangan sampai lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi maupun interaksi.

"Pelaksanaan PPKM mikro tahap pertama ini memang mampu menurunkan penyebaran Covid-19 di Jatim, namun saya berpesan agar masyarakat jangan sampai lengah dan terus tingkatkan disiplin dalam menerapkan prokes," tegasnya.

Selain itu, Khofifah juga meminta kepada beberapa kepala daerah yang mampu menekan laju penyebaran Covid-19 di daerahnya untuk memberikan rekomendasi strategis. Harapannya, agar strategi itu dapat diadaptasi oleh daerah-daerah lainnya.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Provinsi Jatim dr Makhyan Jibril mengungkapkan, bahwa PPKM mikro akan diperpanjang mulai tanggal 23 Februari hingga 8 Maret 2021 mendatang.

"Baru dirapatkan tadi siang. Bapak Menko Perekonomian telah memberikan arahan bahwa PPKM Mikro akan dilanjutkan," ungkap Jibril kepada klikjatim.com pada Sabtu (20/2/2021) kemarin. (nul)

Editor :