klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Banyak Yang Terpapar Covid, Kantor PA Gresik Ditutup 4 Hari Untuk Sterilisasi

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Petugas dari PA Gresik melakukan penyemprotan disinfektan pada Senin malam untuk sterilisasi
Petugas dari PA Gresik melakukan penyemprotan disinfektan pada Senin malam untuk sterilisasi

KLIKJATIM.Com | Gresik — Kegiatan persidangan dan aktivitas di kantor Pengadilan Agama (PA) Gresik untyk sementara dutup selama empat hari, terhitung mulai hari ini, Selasa (2/2/2021). Hal ini dilakukan, lantaran banyak pegawai PA Gresik yang diduga terpapar Covid-19.

[irp]

Kepastian tersebut diungkapkan oleh bagian Humas PA Gresik Sofyan Jefri. Ia menjelaskan, PA Gresik bakal tutup mulai hari ini  hingga tanggal 5 Februari 2021 guna mencegah penyebaran penularan Covid-19 di lingkungan kerja mereka.

“Ini sebagai langkah antisipatif dari kita, karena ada seorang karyawan yang sakit dengan tanda-tanda seperti orang terindikasi (terpapar) Covid-19,” ujar Sofyan saat dihubungi Klikjatim.com, Selasa (2/2/2021). 

Selama tutup empat hari, pihak PA Gresik juga mengaku sudah menghubungi Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik untuk dilakukan pemeriksaan dan tracing. Termasuk menjalin koordinasi dengan Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik menggelar rapid test antigen bagi 45 karyawan di lingkungan PA Gresik.

“Baru hari ini kami menghubungi gugus tugas  rencananya akan dilakukan rapid test antigen,” ujarnya. 

Sofyan mengaku, selama ini pihaknya sudah melaksanakan protokol kesehatan ketat di lingkungan PA Gresik. Mereka juga sudah melakukan penyemprotan desinfektan secara rutin dua hari sekali, dalam rangka usaha mencegah penularan Covid-19.

Dan penutupan PA Gresik selama empat hari ke

sudah diumumkan.  Hal ini dilakukan, supaya masyarakat yang tengah berperkara dan mempunyai urusan di PA Gresik mengetahui adanya penutupan untuk sementara tersebut.

“Untuk pelayanan, terutama pendaftaran secara online sudah saya kirim maklumat pada masyarakat. Kita konfirmasi secara online tentang penundaan sidang,” tambah  Sofyan.

Selama lockdown dilakukan, pihaknya ingin benar-benar mensterilkan lingkungan PA Gresik dari penularan penyebaran Covid-19. Termasuk, memeriksa kondisi karyawan yang lain dengan rapid test antigen.

“Protokol kesehatan sudah. Semprot desinfektan rutin dua hari sekali, tapi karena ada kasus ya kita akan lebih ketat lagi,” tandasnya.

Adapun untuk pendaftaran perkara,  dapat dilakukan pemohon secara online melalui applikasi e-court. Adapun jadwal penundaan sidang, untuk sidang yang seharusnya dilaksanakan besok hari ini Selasa tanggal 2 ditunda menjadi tanggal 9 Februari 2021.

Sementara sidang yang seharusnya dilakukan pada tanggal 3 Februari, ditunda menjadi tanggal 10 Februari 2021. Sedangkan jadwal sidang yang seharusnya diselenggarakan pada tanggal 4 dan 5 Februari 2021, ditunda menjadi tanggal 11 Februari 2021. (hen)

Editor :