Pemain Arema FC itu, masuk dalam daftar penerima vaksin perdana di Kabupaten Malang, bersama Sembilan pejabat lainnya.
Awalnya, Dedik dinyatakan tidak bisa menerima vaksin, usai menjalani pemeriksaan. Dia hanya sampai pada meja ke dua. Pasalnya, tekanan darah pemilik nomor punggung 27 di Arema FC itu, tinggi. Lebih dari 140 mmHg.
Pesepak bola jebolan SSB Sinar Mas Turen itu, kemudian diminta untuk beristirahat sebentar. Sembari menunggu penerima vaksin lain.
Akibat hal tersebut, terpaksa Dedik harus menjalani dua kali pemeriksaan medis, sebelum dia dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menerima vaksin COVID-19.
Alhasil, pada pemeriksaan kedua, ia dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima vaksin Sinovac.
"Saya sempat merasa tegang, itu yang menyebabkan tekanan darah saya naik", aku Dedik, usai menjalani vaksinasi. Selain itu, akhir-akhir ini saya juga kurang tidur karena harus menjaga anak, tambanya.
Melalui vaksin ini, ia berharap semoga tubuh dan imunnya semakin bertambah kuat. "In Syaa Allah, kalau tubuh kita kuat, pasti kita aman dari Ciovid-19, jadi masyarakat yang lain jangan takut, vaksin ini adalah obat", tandas Dedik.
Ditanya soal kesibukan pada masa pandemi, mantan pemain Persekam Metro FC itu, mengatakan, hanya latihan mandiri saja.
"Tidak ada aktifitas, cuma latihan mandiri saja, terkadang bersama teman-teman", demikian singkat striker Singo edan itu. (asral/mkr)
Editor : Redaksi
Gus Yahya Lantik PCNU Sumenep, Dorong NU Jadi Pelopor Solusi Kemanusiaan
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Yahya Cholil Staquf, melantik jajaran Pengurus Cabang NU Kabupaten Sumenep, Madura, u…
Arena Judi Sabung Ayam di Sangkapura Kabupaten Gresik Digerebek, Pelaku Lari Tinggalkan Kendaraan
KLIKJATIM.Com | Gresik – Aparat kepolisian menggerebek arena judi sabung ayam di wilayah Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Dalam penggerebekan t…
Jelang Idul Adha, Penjualan Kambing Kurban di Sumenep Ramai, Harga Mulai Naik
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban di Kabupaten Sumenep, Madura, mulai menggeliat. Sejumlah pedagang m…
Pemerintah Tetapkan 1 Dzulhijah 18 Mei 2026, Idul Adha Bakal Serentak
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI mengumumkan bahwa 1 Zulhijah 1446 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026, sehingga Hari Raya…
Dari Tambal Ban ke Restoran Miliaran di AS, Kisah Warga Madura Ini Viral
KLIKJATIM.Com | Bangkalan - Perjalanan hidup pria asal Kabupaten Bangkalan, Madura, ini mendadak jadi sorotan publik setelah ceritanya menyebar luas di media…
Perahu Hantam Karang, Nelayan Pulau Mandangin Sampang Tenggelam
KLIKJATIM.Com | Sampang — Suasana tenang perairan Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, mendadak berubah mencekam setelah seorang pria lanjut usia dilaporkan…