klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Untuk Bangun Musala, Komunitas MACI Gresik Lelang Sepeda Motor

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sepeda motor Royal And Field yang dilelang oleh MCI Gresik untuk pembangunan musalah Gladak Manyar Sidomukti, Gresik. (Faiz/klikjatim.com)
Sepeda motor Royal And Field yang dilelang oleh MCI Gresik untuk pembangunan musalah Gladak Manyar Sidomukti, Gresik. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI) Gresik sedang melakukan renovasi Musala di Terminal Nelayan, tepatnya di sekitar Kali Gladak Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Gresik. Menariknya, penggalangan dana dalam kegiatan sosial yang dilakukan oleh komunitas sepeda motor tua atau klasik ini dengan cara melelang satu unit sepeda motor Royal And Field. Harga awal yang dipasang senilai Rp 105 juta.

[irp]

Ketua Motor Antique Club Indonesia (MACI) Gresik, Rizal Vitradiansyah mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu bentuk program pembangunan sosial di komunitasnya. “Lelang dibuka mulai hari ini, Minggu (17/1/2021) dengan harga mulai Rp 105 juta. Dari hasil lelang ini akan digunakan untuk pembangunan musala di Gladak Manyar Sidokumti,” ujarnya.

Jenis sepeda motor klasik yang dilelang adalah Motor Royal And Field, produksi Eropa dari Negara Inggris. Semua kelengkapan di sepeda motor ini masih orisinil. 

“Diproduksi tahun 1956 dari England atau Inggris dengan 350 Cc, kabulator Jepang. Motor tua yang masih lestari dan sangat langkah, karena produksi Motor Royal And Field memproduksi variasi baru di negara India, tidak lagi di Inggris,” paparnya. 

Kelengkapan surat motor pun ada, mulai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) lengkap dengan pelat asal Kota Malang. “Proses lelang dari hamba Allah, dan tidak ada batas waktu dalam pelelangan ini, dan langsung bisa hubungi kami," imbuh Rizal.

Kegiatan sosial ini awalnya dari inisiatif anggota komunitas. “Awalnya kami bersama komunitas mengajak teman, kerabat, serta tetangga untuk turut andil berdonasi yang terkumpul Rp 60 jutaan. Yang mulai dibangun tembok dan tiang musala,” tambahnya.

Marbot Musala, Musthofa mengatakan, keberadaan musala Gladak Manyar ini sudah berdiri sejak tahun 1990. Biasanya kerap dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan istirahat para nelayan, serta pemancing di kawasan Manyar.

“Awalnya kondisi miring dan masih berupa bangunan gubuk. Kemudian mulai dibangun pada tahun 2021. Alhamdulillah, ini sudah berjalan empat mingguan,” kata Marbot berusia 51 tahun itu.

Disebutkan, Musala ini awalnya didirikan oleh almarhum KH Muhammad Usman Amin. (nul)

Editor :