KLIKJATIM.Com I Bangkalan – Madura United kini fokus membenahi segala hal terkait youth development alias pengembangan sepak bola usia muda. Kegagalan mengantongi AFC Club License memotifasi tim asuhan Rahmad Darmawan untuk merampungkan segala kekurangannya sepanjang 2020 hingga 2021 mendatang. Bahkan curah hujan selama Desember lalu tidak menjadi penghalang pembangunan Training Center Madura United Football Academy (MUFA).
[irp]
Sebagaimana syarat yang ditentukan federasi sepak bola Asia atau AFC, ada 5 aspek yang mesti dipenuhi klub guna mendapatkan AFC Club License. Kelimanya adalah Legal, Financial, Supporting, Infrastruktur serta Personel dan Administrasi.
MUFA bagian dari komitmen manajemen mengorbitkan pemain sepak bola profesional dari pulau garam. Direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq menyampaikan, pihaknya akan mengembangkan talenta baru pemain sepak bola profesional melalui MUFA.
Adapun pembenahan infrastruktur itu salah satunya adalah upgrading Stadion R. Soenarto Pamekasan yang diproyeksikan menjadi tempat latihan dan home base Madura United dari semua kelompok usia dengan target Madura United berlisensi AFC.
“Saya yakin tahun 2021 akan menjadi babak baru percepatan pengorbitan pemain-pemain hebat dari Madura. Tentunya dengan adanya training ground itu,” katanya, Minggu (3/1/2021).
Pihaknya juga telah melakukan berbagai persiapan menyongsong kompetisi Liga 1 2021. Termasuk apparel baru Madura United musim ini.(hen)
Editor : Suryadi Arfa