KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur j Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa mengaku dirinya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab PCR pada malam tahun baru, yakni 31 Desember 2020. Sebelumnya dia juga menjalani pemeriksaan swab PCR secara periodik. Sebelum dinyatakan positif, dia menjalani pemeriksaan pada tanggal 26 Desember 2020.
[irp]
Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah dalam unggahan postingan whatssapp pribadinya, Sabtui (2/1/2021) malam sekitar pukul 18.19. Menurutnya, Pemerintah Provinsi secara reguler selalu melakukan pemeriksaan swab PCR. Dia menjalani pemeriksaan swab pada 26 Desember dengan hasil negatif bersama sejumlah jajaran di Pemprov Jatim. "Saat itu hasil pemeriksaan pada 26 Desember 2020 hasilnya negati," jelas dia .
Kemudian, kata gubernur, dirinya kembali menjalani pemeriksaan swab PCR pada 31 Desember 2020 di malam tahun baru. Setelah menjalani pemeriksaan swab, hasilnya baru diketahui pada keesokan harinya. "Dari hasil pemeriksaan terakhir, pada 1 Januari 2021 saya mendapat kabar jika hasil swab yang saya jalani adalah positif," jelas Khofifah.
Begitu tahu dirinya positif, dia sudah berkonsultasi dengan tim dokter hingga diputuskan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Khofifah menjelaskan, untuk sementara tugas pemerintahan tetap dikoordinasikan bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.
"Segala tugas pemerintahan tetap bisa saya koordinasikan bersama Wagub, sekda dan para opd. Mohon doa agar saya bisa segera sembuh dan bisa beraktifitas seperti sedia kala," ucapnya.
Sementara itu Aries Agung Paewai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jatim bilang, Khofifah dinyatakan positif hari ini. Dijelaskan, di Jatim itu menjalani tes usap reguler mingguan Kamis (31/12/2020) kemarin. Tepat di hari pergantian tahun.
Malam tahun baru itu, Khofifah sempat akan melakukan sidak pembatasan pergerakan masyarakat di Bundaran Cito. Namun dia tidak hadir digantikan Sekdaprov Jatim. Hasil tes usap Khofifah itu, kata Aries, baru keluar Jumat (1/12/2021). Mantan Menteri Sosial itu dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR. “Kami enggak tahu kenanya di mana, karena aktivitas Bu Gubernur sangat tinggi,” kata Aries yang dihubungi melalui telepon Sabtu (2/1/2021).
Sebagaimana diketahui, Khofifah menyatakan bahwa dirinya positif Covid-19 Sabtu sore ini melalui unggahan foto di instagram pribadinya, @khofifah.ip. Seperti yang dinyatakan Aries, Khofifah diketahui terjangkit penyakit akibat virus SARS CoV-2 itu setelah menjalani tes usap reguler yang dia jalani setiap pekan.
Aries Agung menyatakan, sulit mendeteksi dari mana Khofifah tertular karena kegiatannya sebagai gubernur sangat padat selama sebulan terakhir. “Pertama, mengecek langsung beberapa rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19. Kemudian, fokus pemulihan ekonomi di Jawa Timur,” ujarnya.
Dua hal itu, kata Aries, dilakukan secara simultan oleh Khofifah bersama jajarannya di Pemprov Jatim. Biasanya, saat kegiatan, cukup banyak protokoler dan juga jajaran samping lain yang turut serta. “Satu bulan ini beliau full dengan kegiatan tersebut dan berinteraksi dengan masyarakat,” kata Aries.
Meski demikian, Aries yang Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim memastikan, selama kegiatan, Gubernur dan rombongan menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya ketika memimpin kegiatan di Gedung Negara Grahadi saja, tapi juga ketika menjalani kegiatan pemerintahan ke luar kota Surabaya.
“Jadi, terpapar di mana kami belum tahu. Namun karena melihat aktivitas yang begitu padat, mungkin ada salah satu kegiatan di mana beliau terpapar,” jelasnya.
Dokter Kohar Hari Santoso Ketua Tim Tracing Satgas Penanganan Covid-19 Jatim menyatakan, pihaknya akan terus melakukan upaya tracing terhadap orang yang pernah kontak dengan Khofifah. “Saat ini kami menelusuri, kami lihat aktivitas beliau dan kami tracing siapa-siapa saja yang berada dalam ring terdekat Bu Gubernur,” kata Kohar. (hen)
Editor : Redaksi
Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Penyidikan kasus kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, kini mulai mengarah…
Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
KLIKJATIM.Com | Bone – Upaya memperkuat produksi tebu nasional terus dipacu oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara…
Kuasa Hukum Eks Kadisdik Sampang Ajukan Justice Collaborator
KLIKJATIM.Com | Sampang - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2024 pada…
Dari Pengakuan Korban, Polisi Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Rubaru Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Upaya mencari perlindungan menjadi pintu awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 17 tahun di Kecam…
Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, kini mengantongi ruang fiskal baru untuk mengakselerasi pelaksanaan berbagai program…
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…