KLIKJATIM.Com | Surabaya - Lembaga riset politik independen asal Jakarta, Alvara Research Center mengeluarkan hasil survei terbarunya untuk pilkada di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo Sabtu (5/12/2020). Hasil survei tersebut banyak beredar di sejumlah grup whatsapp maupun media sosial.
[irp]
Dalam surveinya, Eri Cahyadi diprediksi menang di Pilwali Surabaya. Sementara Moch Qosim mengungguli rivalnya dengan elektabilitas cukup besar di Pilbup Gresik. Sedangkan Mudhlor unggul dibanding dua pasangan lain di Pilbup Sidoarjo.
[caption id="attachment_43024" align="alignnone" width="300"]
Hasil survei elektabilitas pasangan calon Pilwali Surabaya[/caption]
Untuk Surabaya,Alvara mencatat ada aspek elektabilitas (keterpilihan) jika Pilkada dilakukan hari ini. Pasangan Eri Cahyadi–Armuji memiliki tingkat elektabilitas 47,6%, jauh mengungguli pasangan Machfud Arifin–Mujiaman Sukirno yang hanya mendapatkan elektabilitas 29,4%. Sementara yang belum memutuskan sebanyak 23%.
Survei tersebut dilakukan dengan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling di seluruh kecamatan terhadap 460 responden dengan margin error sebesar 4,65�n tingkat interval kepercayaan 95%.
"Dengan tingkat elektabilitas tersebut, jika pelaksanaan Pilkada dilakukan hari ini, pasangan Eri Cahyadi – Armuji akan memenangkan Pilkada karena memiliki elektabilitas lebih tinggi dibandingkan pasangan Machfud Arifin - Mujiaman, namun kemenangan Eri-Armuji belum dikatakan aman karena masih berada di bawah 50%," ujar Founder & CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/12/2020).
[caption id="attachment_43025" align="alignnone" width="300"]
Hasil survei elektabilitas pasangan calon pada Pilbup Gresik[/caption]
Untuk Kabupaten Gresik, Moch Qosim yang berpasangan dengan Asluchul Alif Maslikan berpeluang melaju ke kursi Pendopo Giri. Pasangan yang diusung PKB dan Gerindra ini memiliki elektabilitas tinggi dibanding pasangan Ahmad Yani - Aminatun Habibah.
"Pasangan Mohammad Qosim–Asluchul Alif memperoleh elektabilitas sebesar 49,6%,, mengungguli pasangan Fandi Akhmad Yani–Aminatun Habibah dengan perolehan elektabilitas 39,8%. Sementara responden yang belum memutuskan sebesar 10,6%," kata Hasanudin seperti dikutip okezone.
Dikatakan, survei di Kabupaten Gresik dilakukan dengan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling di seluruh kecamatan di Gresik, kecuali Pulau Bawean terhadap 452 responden dengan margin error sebesar 4,7�n tingkat interval kepercayaan 95%.
[caption id="attachment_43026" align="alignnone" width="300"]
Hasil survei pasangan calon Pilbup Sidoarjo[/caption]
Sedangkan Pilbup Sidoarjo agaknya cukup ketat persaingannya. Meski elektabilitasnya tertinggi, namun pasangan Ahmad Mudhlor Ali dan Subandi hanya terpaut lumayan dengan dua pasangan lainnya.
Pada aspek elektabilitas (keterpilihan) jika Pilkada dilakukan hari ini, pasangan Ahmad Muhdlor Ali - Subandi bakal unggul dengan tingkat elektabilitas 36,6%, disusul pasangan Bambang Haryo - Taufiqulbar 25,9%, dan pasangan Kelana Aprilianto - Dwi Astutik 15,5%. Sementara responden yang belum memutuskan 22%.
Founder & CEO Alvara Research Center, Hasanuddin menuturkan, survei tersebut dilakukan dengan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka secara multistage random sampling di seluruh kecamatan terhadap 451 responden. Margin of error sebesar 4,7�ngan tingkat interval kepercayaan sebesar 95%.
"Di Sidoarjo, jika pelaksanaan Pilkada dilakukan hari ini, pasangan Ahmad Muhdlor Ali–Subandi akan memenangkan Pilkada karena memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan pasangan lainnya," ujar peneliti lulusan Statistika ITS ini. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar