klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

DPRD Gresik Dukung PDAM Giri Tirta Gresik Terima Hibah Tanpa Syarat Karena Prestasi Manajemen

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Dirut PDAM Giri Tirta Ceria saat melakukan kunjungan kerja dan monitoring Direktorat Air Minum ke proyek SPAM BGS
Dirut PDAM Giri Tirta Ceria saat melakukan kunjungan kerja dan monitoring Direktorat Air Minum ke proyek SPAM BGS

KLIKJATIM.Com | Gresik -  World Bank atau Bank Dunia mengapresiasi kinerja PDAM Giri Tirta dengan memberikan bantuan senilai USD 5 juta atau setara Rp 67 miliar. Bantuan tersebut dikucurkan melalui program National Urban Water Supply Project (NUWSP) yang digagas oleh Direktorat Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

[irp]

Bantuan yang diterima PDAM Giri Tirta itu, disambut positif oleh kalangan DPRD Gresik. Khususnya, Komisi II yang menjadi mitra kerja badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut.

“Kalau benar-benar bentuk hibah murni, kita dukung asalkan tidak ada syarat minta penyertaan modal pemerintah (PMP) dari APBD Gresik,”ungkap Anggota Komisi II DPRD Gresik, Musa, Kamis (03/12/2020).

Karena PMP, sambung politisi Partai Nasdem itu, bisa mengganggu ruang fiskal daerah. Dan PDAM Giri Tirta pada tahun 2021 nanti, juga telah mengajukan rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Penyertaan Modal .

“Biasanya, kalau bantuan dalam bentuk investasi, maka harus ada kompensasi keuntungan yang harus disisihkan oleh PDAM. Kalau bantuan bentuk hutang, bisa hutang lunak dengan tenor beberapa tahun tidak mengangsur. Bisa juga bantuan bentuk program atau proyek. Ini yang harus diperjelas,”papar Musa. 

Direktur Utama (Dirut) PDAM Giri Tirta, Siti Aminatus Zariyah mengungkapkan, bantuan senilai USD 5 juta tersebut akan digunakan untuk berbagai proyek peningkatan pelayanan.

Diantaranya, pengadaan dan pemasangan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) di wilayah Gresik selatan dan tengah, pengadaan pompa booster, pemasangan jaringan pipa HDPE diamter 250 mm pada beberapa titik serta pengembangan cakupan pelayanan di wilayah baru.

"Pemerintah pusat mengapresiasi kerja yang telah dilakukan oleh PDAM Giri Tirta. Termasuk langkah perusahaan dalam memberanikan diri berinvestasi dengan pihak swasta untuk proyek Bendung Gerak Sembayat (BGS). Ini menjadi bukti bahwa PDAM bekerja dengan serius," kata Risa- sapaan akrab Siti Aminatus Zariyah disela-sela kunjungan kerja dan monitoring Direktorat Air Minum ke proyek SPAM BGS.

Dari total 391 PDAM yang ada di Indonesia, sambung Risa, PDAM Giri Tirta menjadi 10 besar perusahaan air minum terbaik sehingga mendapatkan kucuran dana dari Bank Dunia. Meski masih ada beberapa persoalan di bidang pemenuhan air bersih, lanjut Risa, namun Kementrian PUPR melihat upaya PDAM Giri Tirta Ceria dalam menyediakan layanan air bersih pada masyarakat terus dioptimalkan.

"Membenahi tata kelola perusahaan agar semakin baik tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada kerja keras yang harus dilakukan apalagi PDAM merupakan perusahaan dibidang pelayanan masyarakat. Pasti ada rasa tidak puas, namun kami terus berupaya untuk meminimalisir komplain dari pelanggan," imbuhnya.

Risa menambahkan, PDAM Giri Tirta Ceria memiliki rencana bisnis yang matang, terukur dan sustanaible. Pada tahun 2017 sebelum Risa dilantik menjadi dirut jumlah pelanggan PDAM Giri Tirta mencapai 91.516 pelanggan. Jumlah tersebut naik menjadi 99.545 pelanggan atau bertambah sebanyak 8.029 pelanggan pada 2020. Jumlah tersebut melebihi target yang dia canangkan yaitu sebanyak 7.000 pelanggan dalam kurun waktu 2 tahun mengabdi.

"Atas bantuan dari bank dunia ini, kami mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung berbagai upaya PDAM Giri Tirta Ceria Grssik dalam rangka melakukan optimalisasi layanan pada masyarakat," pungkasnya.  (hen)

Editor :