KLIKJATIM.Com | Bangkalan - Hari pertama dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (TPM) di SMA/SMK di kabupaten Bangkalan, Protokol kesehatan menjadi wanti-wanti pemerintah.
[irp]
Sesuai dengan surat edaran Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron nomor 180/3389/433.112/2020 perihal perluasan uji coba pembelajaran tatap muka jenjang SMA/SMK/SLB di lingkungan cabang dinas (Cabdin) pendidikan Bangkalan.
Benny Sujatmiko, Kasubbag TU Cabdin Kabupaten Bangkalan menjelaskan, pihaknya menerapkan protokoler kesehatan dalam pelaksanaan PTM perdana di kabupaten Bangkalan.
“Kita tadi sudah ke beberapa sekolah semua sudah memenuhi protokoler kesehatan. Di sekolah-sekolah sudah menyiapkan tempat cuci tangan, handsanitizer serta thermogun,” ujarnya Senin (16/11/2020).
Ditambahkan, di masing-masing masing sekolah sudah ada satgas covid-19 yang wajib menginginkan untuk siswa dan guru untuk menggunakan protokoler di Bangkalan.
Bahkan di masa Pandemi selama uji coba perluasan TPM, peserta didik diharuskan membawa peralatan ibadah ataupun makanan atau minuman dari rumah, karena kantin ditutup.
“kita sudah ngecek apakah ada sekolah yang buka kantinnya, ternyata tidak ada kantin ditutup semua,” imbuhnya.
Benny Sujatmiko berharap agar TPM berjalan dengan lancar dan apa yang menjadi keraguan kita bahwa tatap muka nanti berimbas pada hal-hal yang negatif mudah-mudahan tidak ada.
“semoga semua berjalan dengan normal,” pungkasnya.
Sementara itu, Yudhistira Ria Waka Humas SMAN 2 Bangkalan menjelaskan terkait pelaksanaan TPM di sekolah semua atas izin yang disertai surat pernyataan berbadan sehat dari orang tua. Dijelaskan pula bahwa untuk hari pertama peserta didik yang hadir di SMAN 2 Bangkalan sebanyak 750 Siwa dari kelas X sampai dengan kelas XII.
“Wali murid kurang dari 10 persen yang tidak setuju mengikuti PTM dan yang tidak setuju mengikuti pembelajaran via daring. Jika nantinya peserta didik yang kedapatan suhu badannya 37, 4 C, diminta kembali ke rumah untuk mengikuti daring, untuk hari pertama 50 persen dari 1.500 siswa yang masuk,” tandasnya. (bro)
Editor : Suryadi Arfa
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Hadiri Muktamar NU ke-35, Prabowo Ungkap Cara Jadi Bangsa Terhormat Harus Adil dan Makmur
Prabowo saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang,…