klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Wali Murid Tak Setuju Kurang dari 10 Persen, Pembelajaran Tatap Muka di Bangkalan Dimulai

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Sejumlah siswa pulang sekolah usai mengikuti pembelajaran tatap muka hari pertama.
Sejumlah siswa pulang sekolah usai mengikuti pembelajaran tatap muka hari pertama.

KLIKJATIM.Com | Bangkalan - Hari pertama dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (TPM) di SMA/SMK di kabupaten Bangkalan, Protokol kesehatan menjadi wanti-wanti pemerintah.

[irp]

Sesuai dengan surat edaran Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron nomor 180/3389/433.112/2020 perihal perluasan uji coba pembelajaran tatap muka jenjang SMA/SMK/SLB di lingkungan cabang dinas (Cabdin) pendidikan Bangkalan.

Benny Sujatmiko, Kasubbag TU Cabdin Kabupaten Bangkalan menjelaskan, pihaknya menerapkan protokoler kesehatan dalam pelaksanaan PTM perdana di kabupaten Bangkalan. 

“Kita tadi sudah ke beberapa sekolah semua sudah memenuhi protokoler kesehatan. Di sekolah-sekolah sudah menyiapkan tempat cuci tangan, handsanitizer serta thermogun,” ujarnya Senin (16/11/2020).

Ditambahkan, di masing-masing masing sekolah sudah ada satgas covid-19 yang wajib menginginkan untuk siswa dan guru untuk menggunakan protokoler di Bangkalan.

Bahkan di masa Pandemi selama uji coba perluasan TPM, peserta didik diharuskan membawa peralatan ibadah ataupun makanan atau minuman dari rumah, karena kantin ditutup.

“kita sudah ngecek apakah ada sekolah yang buka kantinnya, ternyata tidak ada kantin ditutup semua,” imbuhnya.

Benny Sujatmiko berharap agar TPM berjalan dengan lancar dan apa yang menjadi keraguan kita bahwa tatap muka nanti berimbas pada hal-hal yang negatif mudah-mudahan tidak ada. 

“semoga semua berjalan dengan normal,” pungkasnya.

Sementara itu, Yudhistira Ria Waka Humas SMAN 2 Bangkalan menjelaskan terkait pelaksanaan TPM di sekolah semua atas izin yang disertai surat pernyataan berbadan sehat dari orang tua. Dijelaskan pula bahwa untuk hari pertama peserta didik yang hadir di SMAN 2 Bangkalan sebanyak 750 Siwa dari kelas X sampai dengan kelas XII.

“Wali murid kurang dari 10 persen yang tidak setuju mengikuti PTM dan yang tidak setuju mengikuti pembelajaran via daring. Jika nantinya peserta didik yang kedapatan suhu badannya 37, 4 C, diminta kembali ke rumah untuk mengikuti daring, untuk hari pertama 50 persen dari 1.500 siswa yang masuk,” tandasnya. (bro)

Editor :