Kembangkan SDM, PT CMI Gelar Uji Kompetensi POP Pertambangan

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT. Cipta Mandala Indonesia (CMI) untuk pertama kalinya bekerja sama dengan PT. Andara Sejati Pratama dalam pengembangan SDM-nya. Kedua belah pihak sepakat menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan terkait Pemenuhan dan Uji Kompetensi Pengawas Operasional Pertama pada Pertambangan (POP).

BACA JUGA :  Ketua DPRD Jatim Minta Bupati Wali Kota Percepat Vaksin Tenaga Pendidik

Kepala Teknik Tambang PT. Gorontalo Minerals , Agus Budiono, Membuka Pembekalan & Uji kompetensi ini. Ia didampingi PJO Sjamiun Machmud  PT Andara Sejati Pratama dan Penyelenggaraan Pembinaaan PT. Cipta Mandala Indonesia( CMI), George Filip Loswetar, ST, pada Senin, 07 Juni  2021 di Site PT. Andara Sejati Pratama, Gorontalo,  Sulawesi utara.

KTT GM Agus Budiono mengatakan, Kegiatan pelatihan Pengawas Operasional Pertama Pertambangan (POP) merupakan persiapan awal bagi para pelaku yang terlibat langsung dalam pengawasan internal pada sektor usaha pertambangan khususnya mineral dan batubara.

“Para pelaku ini menjadi faktor penting untuk untuk sama-sama berperan dalam memberikan pemikiran dan tindakan nyata dalam mencapai kegiatan penambangan yang baik dan benar. Dalam Pelatihan POP  merupakan tahap pertama dari pelatihan Pengawas Operasional, dikarenakan setelah POP ini masih terdapat pelatihan lanjutan yaitu POM (Pengawas Operasional Madya) dan POU (Pengawas Operasional Utama),” kata Agus Budiono.

Ia juga menjelaskan bahwa dunia pertambangan batubara dihadapkan pada permasalahan-permasalahan yang cukup pelik dan rumit. Termasuk perlu penegasan komitmen bersama dalam merealisasikan kegiatan penambangan yang baik dan benar (Good Mining Practice).

“Ini yang menjadi alasan utama betapa pentingnya pelatihan untuk para pengawas operasional pertambangan untuk dilaksanakan dilanjutkan dengan validasi kompetensinya,” jelasnya.

Sebagai perusahaan pelatihan Pembinaan PT. CMI, George Filip loswetar, S.T. memiliki komitmen untuk mendukung proses tersebut
Sebanyak 12 orang menjadi peserta. Mereka mengikuti diklat selama Lima Hari, mulai 07- 11 Juni 2021 yang terdiri dari pembekalan materi, serta uji kompetensi lisan dan tulisan.

Selain mengikuti arahan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018, dan juga Pemerintah mengamanatkan bahwa seorang Pengawas Operasional Pertama POP Pertambangan harus memenuhi Standar Kompetensi Kerja Khusus di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara, berdasarkan Permen ESDM No. 43 Tahun 2016.

“Pengawas Operasional juga harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, sesuai Kepmen ESDM No. 1827/30/MEM/2018,” ungkapnya.

Sementara itu, PJO PT Andara Sejati Pratama, Sjamiun Machmud juga ingin agar tenaga teknisnya berkompeten. Para profesional ini diharapkan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pengawas operasional pertama pada kegiatan pertambangan di area kewenangannya sehingga golden rules PT Andara Sejati Pratama bisa diimplementasikan.

“Kompetensi tersebut termasuk saat dalam melakukan inspeksi, identifikasi potensi bahaya dan resiko dan investigasi. Semua itu harus dipastikan sesuai dengan kaidah teknik pertambangan yang baik (good mining practice),” jelas Sjamiun.

Kerja sama antara PT. CMI dan PT Andara Sejati Pratama ini diharapkan dapat terus terjalin untuk penyiapan para praktisi pertambangan yang mumpuni. Tak hanya pada jenjang pengawas operasional pertama, madya dan utama, tetapi juga diklat-diklat teknis dan non-teknis di sektor geologi, mineral, dan Batubara. (mkr)