"Dari 610 mahasiswa kita berhasil melatih mereka mempunyai usaha sebanyak 216 bisnis. Dan di sini yang kita pamerkan ada 120 tenan," kata David, Jumat (9/12/2022).
"Pak Ciputra harapannya ingin mencetak 4 juta enterpreneur, sekarang sudah terbentuk sekitar 2.700.000, dengan adanya WMK ini harapan kita akan menciptakan banyak pengusaha seperti yang diharapakan pak Ciputra," sambungnya.
Denny Bernardus, selaku Executive Board Secretary Yayasan Ciputra Pendidikan mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat, dosen, mitra unversitas seluruh Indonesia yang telah mengirimkan mahasiswanya ke program WMK ini.
"WMK berjalan secara hybird, dan program ini merupakan program luar biasa dan mendapatkan hibah dari dikti, dan diikuti mahasiswa seluruh Indonesia. Bagi kami ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan, pak Ciputra mempunyai mimpi menjadikan entrepreneur bagi anak-anak muda. Ini terealisasi dengan program pemerintah yang dilaksanakan oleh Universitas Ciputra," pungkasnya.
Salah satu peserta dan pemilik tenan, Muhammad Faizin mahasiswa dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik bersama timnya memamerkan healthy brownies yang terbuat dari tepung sorgum dan dinamai Brownies Ingsun.
"Di sini kami memamerkan brownies yang fokus dalam kesehatan, kita mengganti tepung terigu dengan tepung sorgum, gulanya juga dari tepung sorgum dan ada beberapa varian toping," katanya.
Ia menjelaskan, alasan memilih brownis dari sorgum karena banyak masyarakat yang belum mengenal tepung sorgum. Untuk itu mereka kemas di dalam brownies dan memiliki banyak manfaat kesehatan.
"Khasiat dari sorgum sendiri ini baik untuk orang yang mau diet, kandungan zat besi dan nilai gizinya lebih tinggi dari beras, jagung maupun gandum. Jadi brownies ini cocok untuk orang-orang yang mau diet," jelasnya.
Ia berharap dengan adanya program WMK ini dapat membantu mengetahui sejauh mana respon pembeli atau masyarakat dengan adanya sorgum.
"Dengan MWK ini kami dapat mengetahui respon konsumen khususnya mengenalkan tentang sorgum sendiri, karena secara langsung kita juga mengenalkan Brownies Ingsun sendiri," tandasnya.
Selain itu, dalam rangkaian launching day WMK UC juga dilakukan kuliah umum yang dilakukan secara hybrid dengan melibatkan seluruh mahasiswa peserta WMK UC dan audience secara umum. Kuliah umum dengan tema "Become Entrepreneurs To Build Sustainable Business: Be A Calculate Risk Taker" akan dipandu oleh Laurensia Maureen Nuradhi, S.T., M.M. (WMK UC Curriculum Designer) sebagai moderator, dengan Tubagus Syailendra Wangsadisastra (Co-Founder & CEO Chickin - PT. Sinergi Ketahanan Pangan) dan Dr. Ir. Denny Bernardus, M.M. (Director Ciputra Group & Executive Board Universitas Ciputra) sebagai pembicara.(mkr)
Editor : Redaksi
Arumi Dardak Dorong Penguatan Wastra Batik Jatim Mendunia
Ketua Dekranasda Jatim Arumi Jadi Juri Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026, Dorong Batik Jatim Kian Mendunia…
Sempat Curhat ke Keluarga, Perantau Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
Seorang pemuda berinisial MA (21), perantau asal Bojonegoro, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumah kosnya di wilayah Kecamatan Menganti, Gresik…
Sinergi Pemkab dan BUMD, Bojonegoro Borong Piala Regional Economic Award 2026
KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Portofolio prestasi skala nasional kembali berhasil diamankan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di bidang…
Siapa Bilang Job Fair Hanya Formalitas, Afisiana Buktikan Dirinya Diterima Kerja
Bursa kerja atau job fair yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik pada 2025 lalu menjadi momentum penting bagi banyak pencari kerja di Gresik…
Dampak Pemadaman Bergilir, Rumah Warga Probolinggo Dilahap Si Jago Merah
Pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Probolinggo diduga menjadi pemicu terjadinya kebakaran yang menghanguskan rumah milik Sadi, Dusun Karanglo Probolinggo…
Kurikulum Vokasi Diminta Adaptif, Industri Gresik Butuh SDM Kompeten
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pesatnya pertumbuhan kawasan industri di Kabupaten Gresik memunculkan tantangan baru dalam penyediaan tenaga kerja yang memiliki k…