KLIKJATIM.Com | Sumenep - Sebuah kapal pengangkut beras bantuan sosial dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami insiden kandas di perairan utara Pulau Sarok, Kecamatan Raas. Rabu (30/7/2025) kemarin.
Kapal kayu motor (KLM) bernama Sepudi Indah GT.17 dengan nomor lambung 949/Lc yang dimiliki oleh Sukri, diketahui bertolak dari Pelabuhan Gresik Putih di wilayah Kalianget sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Kapal ini dinahkodai oleh Busar dan diawaki dua ABK lainnya, yaitu Sugeng dan Mahor, ketiganya berasal dari Kecamatan Gayam, Sumenep.
Muatan utama kapal tersebut adalah 27,940 ton beras bantuan dari Bulog yang direncanakan untuk dikirimkan ke empat desa di wilayah Kecamatan Raas, yaitu Desa Tonduk, Kropoh, Poteran, dan Ketupat.
Namun sekitar pukul 07.00 WIB, kapal mengalami kendala setelah menabrak gugusan karang saat mendekati kawasan perairan Pulau Raas, dan akhirnya kandas di bagian utara Pulau Sarok.
Meski kapal mengalami kerusakan, seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka serius dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Syahbandar.
Setelah menerima informasi dari pihak Syahbandar, jajaran Polsek Raas langsung berkoordinasi dengan anggota Koramil dan melakukan peninjauan ke lokasi kejadian.
Proses penyelamatan muatan dilakukan dengan cara memindahkan beras ke perahu taksi milik warga lokal yang dikenal dengan inisial H., untuk selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Ketupat.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S menyampaikan, bahwa pihak kepolisian bersama unsur TNI dan stakeholder lainnya terus melakukan pengamanan dan evakuasi di lokasi kejadian.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Anggota Polsek Raas bersama TNI dan instansi terkait masih mengawal proses pemindahan barang dari kapal. Kami pastikan distribusi bantuan tetap bisa dilanjutkan ke desa-desa penerima,” ujar Widiarti, Sabtu (2/8) pagi.
Sementara upaya evakuasi di bawah pengawasan ketat dari aparat gabungan untuk menjamin keamanan serta kelancaran distribusi bantuan pangan tersebut. (ris)
Editor : Hendra