Tanpa Pengawasan Ortu, Bocah 3 Tahun di Blitar Tewas Terseret Arus Selokan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Blitar—Bocah tiga tahun di Kabupaten Blitar tewas terseret arus selokan. Korban terseret arus karena lepas dari pengawasan orang tua saat bermain hujan, Minggu (8/11/2020).

[irp]

Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel bagi Nasabah dan Masyarakat

Korban bernama Denis Saputra (3), warga Dusun Pacuh 3/15 Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Kapolsek Nglegok AKP Lahuri mengatakan, sejak siang sampai menjelang sore, wilayah Nglegok diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Nah korban dibiarkan bermain bersama teman-temannya sambil hujan-hujan. Di depan rumahnya ada selokan lebarnya sekitar satu meter dengan kedalaman sekitar 50 cm. Tapi arusnya sangat deras karena limpahan air hujan dari atas ya," kata Lahuri saat dikonfirmasi wartawan di Blitar, Minggu (8/11/2020).

Sekitar pukul 16.30 WIB, lanjut dia, orang tuanya tidak melihat anak mereka di antara teman-teman bermainnya. Tak lama kemudian terdengar teriakan anak-anak minta tolong, karena korban terjatuh ke dalam selokan.

Baca juga: Nahas, Balita Empat Tahun di Karang Penang Sampang Meninggal di Kubangan Air Waduk Tembakau

Akhirnya, orang tua korban dibantu beberapa warga melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang aliran selokan. Tiba-tiba, seorang tetangga menemukan tubuh korban tersangkut gorong-gorong di selokan itu.

"Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadar. Dan masih bernapas. Jaraknya sekitar 200 meter arah selatan dari lokasi dia terjatuh, lalu terbawa arus selokan yang deras saat hujan," ungkapnya.

Korban kemudian dievakuasi ke Klinik Puspa Husada. Namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Pihak kepolisian sangat menyayangkan kejadian ini. Lepasnya pengawasan orang tua, harus dibayar dengan hilangnya nyawa buah hati mereka.

Baca juga: Patra Logistik Peringati HUT Ke-81 RI Bersama Perwira di Berbagai Wilayah Operasional

"Kami berharap, orang tua terutama yang masih punya balita, jangan pernah lengah apalagi sampai lepas pengawasan kepada anak-anaknya. Semoga kejadian seperti ini tak akan terulang lagi," pungkasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru