Jasad ABG Terikat di Bungah Diduga Dibunuh Perampas HP Korban yang Sempat Terdeteksi di Lamongan

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Gresik - Orang tua Achmad Arinal Hakim (Aril) meyakini jika jasad yang ditemukan terikat tangan dan kakinya di kubangan komplek Bukit Jamur, Desa Bungaj Kecamatan Bungah adalah anaknya. Namun demikian, Arifin orang tua korban masih menunggu hasil otopsi dan identifikasi yang dilakukan dokter forensik RSUD Ibnu Sina.

[irp]

Baca juga: Lima Pengedar Ribuan Pil Koplo dan Sabu Digulung Polres Gresik

Saat dihubungi di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina, Jumat (30/10/2020), Arifin menjelaskan, putranya pamit ke ibunya pada Rabu (28/10/2020) sekitar pukul 16.30 untuk ikut perayaan mauludan di masjid dekat rumah di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah.

Kata istrinya, korban saat itu mengenakan sarung, baju koko dan songkok hitam. Remaja berusia 15 tahun ini juga membawa HP smartphone saat pergi dari rumah, yang katanya sambil pantau tugas sekolah. Setelah Isya, ternyata korban tidak kunjung kembali hingga Arifin menanyakan ke teman sekampungnya.

"Malam itu saya mencari Aril ke rumah teman-temannya. Selama ini anak saya kalau berangkat ke masjd atau bermain malam gak pernah lebih dari jam 21.00 malam," kata Arifin.

Karena tidak ketemu, Arifin lantas minta bantuan ke tetangga sekitar. Bahkan pada Kamis (29/10/2020), dia sempat meminta bantuan 'orang pintar' untuk membantu mencari keberadaan Aril anaknya, namun juga tidak kunjung ditemukan.

Baca juga: Kantor PT Barata Indonesia Mendadak Digeledah, Tim Kortastipidkor Polri Datang Bersenjata

"Saya juga sempat memposting foto dan identitas anak saya melapui grup media sosial di Gresik Sumpek," ujar Arifin.

Arifin terkejut ketika dikabari oleh temannya, jika ada penemuan mayat di Bukit Jamur yang ciri cirinya mirip anaknya. Sehingga dia ajak istrinya untuk melihat mayat tersebut ke kamar mayat di rumah sakit Ibnu Sina. Dengan diantar anggota Polsek Bungah, keduanya mendatangi rumah sakit dan memastikan apakah mayat tersebut anaknya atau tidak.

"Saat melihat di kamar mayat, saya tidak bisa memastikan, tapi istri saya yakin itu anak saya Aril. Itu diketahui dari pakaian yang dikenakan ketika terakhir pamit pada Rabu sore. Tapi kata polisi nanti tunggu hasil otopsi dulu dan pemeriksaan forensik mayat," ujar dia.

Baca juga: Tinggalkan Kunci di Dashboard Saat Tidur, Motor Pekerja Car Wash di Gresik Raib Digondol Rekan Sendiri

Sementara itu sumber di kepolisian meyakini korban memang warga Bungah yang dilaporkan hilang. Polisi juga melacak nomor ponsel korban yang hilang saat penemuan mayat. Kabarnya polisi mendeteksi ponsel korban ada di Karangbinangun, Lamongan. Namun demikian, polisi masih menelusuri siapakah yang membawa kabur ponsel korban. Jika terdeteksi dan tertangkap, misteri kematian korban segera terungkap.

Sementara itu, Kapolsek Bungah, AKP Sujiran saat dikonfirmasi enggan berspekulasi. Dugaan sementara memang pembunuhan. Menurutnya, identifikasi saat ini sedang berlangsung.

"Sedang dilakukan pendalaman oleh teman-teman Polres, sementara masih identifikasi," ujarnya singkat.(bro)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru