KLIKJATIM.Com | Bojonegoro-Ketersediaan buku nikah di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro menipis. Itu dilihat dari sejumah Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan yang mengajukan penambahan stok buku nikah.
Sebagian KUA khawatir stok buku nikah tak sampai hingga akhir 2019. Misalnya di Kecamatan Kanor dan Kecamatan Dander. KUA Kanor mengajukan penambahan 100 buku nikah hingga akhir 2019. Sementara KUA Dander mengajukan 250 buku.
Baca juga: Kemenag Bojonegoro Siapkan 250 CJH Cadangan untuk Musim Haji 2025
"Untuk jaga-jaga agar tidak kehabisan stok hingga akhir 2019," kata Kepala KUA Kanor, Syamsudin.
[irp]
Pelaksana tugas (plt) Kasie Bimbingan Masyarakat (Binmas) Kemenag Bojonegoro, Muchlisin Mufa, tak menampik adanya permintaan buku nikah dari beberapa KUA di Bojonegoro. Wilayah yang mengajukan penambahan buku merupakan wilayah padat penduduk dan banyak pasangan yang melangsungka pernikah.
Baca juga: 1.690 Jama'ah Haji Bojonegoro Akan Tiba, Ini Jadwalnya
"Ada juga sebagian KUA yang tidak minta tambahan buku nikah," katanya.
[irp]
Adanya permintaan penambahan stok buku nikah itu telah disampaikan Kemenag Bojonegoro kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim. Jumlah yang diajukan sebanyak 2.650 buku.
Baca juga: 1628 Calon Jemaah Haji Bojonegoro Siap Berangkat Ke Makkah
"Jumlah itu berdasarkan asumsi pengajuan dari KUA yang mengajukan tambahan. Mudah-mudahan cukup hingga akhir tahun," ungkap Muchlisin. (*/mkr)
Editor : Redaksi