Berlangsung Hingga Malam, Massa Tolak Omnibus Law Shalat Gaib

klikjatim.com
Demonstran

KLIKJATIM.com | Surabaya - Puluhan mahasiswa UPN Veteran Surabaya yang tergabung dalam Gerakan Tolsk Omnibus Law (Getol) laksanakan Sholat Ghaib di depan Gedung Grahadi. Mereka melakukan aksi dalam bentuk Sholat tersebut sebagai simbolis matinya demokrasi di Indonesia.

[irp]

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Andre Prasetyo Utomo mahasiswa UPN Veteran Surabaya mengatakan, Sholat Ghaib sebagai simbol matinya demokrasi Indonesia, karena beberapa undang undang yang kita demokan tidak menyerap aspirasi masyarakat.

"Dan terkadang masyarakat diacuhkan ketika demonstrasi," ujar Andre, Selasa (20/10/2020).

Andre berharap agar pemerintah, entah itu Presiden atau DPR mencabut undang undang Omnibus Law. Kita tidak meminta penerbitan Perppu karena Omnibus Law atas permintaan pemerintah sendiri.

"Ketika menerbitkan Perppu mereka (pemerintah) sama saja dengam menjilat ludahnya sendiri, cukup cabut UU Omnibus Law saja," tambahnya.

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Andre beserta mahasiswa UPN Veteran Surabaya akan terus menyuarakan Tolak Omnibus Law. Mereka akan kembali turun kejalan apabila Omnibus Law belum juga dicabut.

"Hari Kamis besok kemungkinan besar massa dari mahasiswa UPN akan datang dengan jumlah yang lebih besar," pungkasnya. (bro)

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru