Kakek Kasmono Asal Wringinanom Gresik Mati Dalam Kegelapan

klikjatim.com
Korban tergeletak di Atas tempat tidur (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Penemuan mayat kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini terjadi Minggu (18/10/2020) petang kemarin, seorang kakek bernama Kasmono (69), asal Dusun Ngampon RT 9 RW 3 Desa Watestanjung, Kecamatan Wringinanom ditemukan tidak bernyawa di dalam rumahnya sendiri.

[irp]

Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh saksi yang merupakan warga setempat, Satuman (50) tahun. Waktu itu saksi hendak memberikan makan dan pisang kepada korban kakek-kakek yang hidup sebatang kara tersebut.

"Dipanggil-panggil tidak ada jawaban, namun pintu rumah dalam kondisi terbuka dan lampu padam sehingga terlihat gelap," terang Kapolsek Wringinanom, AKP Christian Bagus Yulianto, Senin (19/10/2020).

Namun di saat ruangan yang gelap itu ternyata saksi mencium bau busuk dari dalam rumah korban. Kemudian Satuman bergegas memanggil warga sekitar untuk memastikan sumber bau busuk tersebut.

Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan

Bersama-sama dengan warga lainnya, saksi pun masuk ke dalam rumah korban dan menyalakan lampu ruangan. "Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di atas tempat tidur tanpa busana," urai Kapolsek.

Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah kaku dan sebagian tubuhnya berwarna hitam. Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari sehari.

Baca juga: MPM Honda Jatim Gelar Night Ride Bareng Komunitas Malang-Blitar, Uji Performa Vario 125 di Malam Hari

Kejadian tersebut akhirnya dilaporkan kepada kepala desa setempat dan diteruskan ke aparat kepolisian. Petugas dari Polsek Wringonanom langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta melakukan pemeriksaan luar sebelum akhirnya mengevakuasi jasad korban.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari keterangan saksi, korban memiliki riwayat penyakit liver. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk dilakukan visum et repertum," pungkasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru