KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemprov Jatim menyepakati permintaan buruh untuk beraudiensi dengan Menkopolhukam Mahfud MD. Rencananya, perwakilan buruh akan diberangkatkan ke Jakarta dalam waktu dekat.
[irp]
Baca juga: Pelindo Terminal Petikemas Raih 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
“Mereka (buruh) minta beraudiensi dan dialog dengan Pak Menkopolhukam Mahfud MD. Kami akan fasilitasi transportasi mereka ke Jakarta dan telah mengkomunikasikan ke Pak Mahfud untuk menerima perwakilan buruh atau pekerja asal Jatim awal minggu depan. Alhamdulillah sudah terjadwal,” ujar Khofifah saat di Magetan, Jum'at (9/10/2020).
Namun Khofifah juga menyesalkan adanya pengrusakan area Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Kamis (8/10/2020) kemarin. Menurutnya, dalam proses demokrasi seluruh aspirasi secara terbuka telah diberikan ruang untuk diakselerasikan.
"Tetapi hindari pengrusakan fasum dan fasos termasuk hindari anarkisme. Yang terjadi kemarin (Kamis, 8 Oktober 2020) semoga tidak terjadi lagi di lain waktu, mengingat fasilitas umum yang dirusak ini dibangun dengan uang rakyat," tegasnya.
Ia juga prihatin, pasalnya banyak pelajar dan anak kecil yang terlibat dalam pengrusakan itu. Dan Khofifah yakin jika anak-anak itu tidak paham dan tidak paham apa itu UU Cipta Kerja secara detail.
Baca juga: Bupati Sampang Pastikan Penanganan Lansia dan Gizi Buruk Berjalan Optimal
“Kalau tujuannya untuk menyampaikan aspirasi, unek-unek, dan tuntutan saya yakin aksi pengrusakan itu tidak akan terjadi,” ungkapnya.
Pihaknya juga telah menyerahkan insiden tersebut kepada Polda Jatim agar dilakukan pengusutan sampai tuntas mulai dalang, provokator hingga pelaku dibalik aksi anarkis di depan Gedung Grahadi.
Sekadar informasi, sebelumnya Khofifah telah berdialog dengan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI ) A Fauzi, Sekjen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jazuli, dan Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Achmad Soim.
Baca juga: Hotel Santika Gresik Sajikan Sensasi Mongolian Barbeque, Tamu Bisa Racik Menu Favorit Sendiri
Khofifah juga telah berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Isinya, Pemprov Jatim meneruskan aspirasi serikat buruh dan serikat pekerja untuk mengajukan permohonan penangguhan pemberlakuan UU Omnibus Law Cipta Kerja. (bro)
Editor : Redaksi