KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Di tengah pandemi Covid-19 Polres Bojonegoro melaunching inovasi berbasis aplikasi Information Technology (IT) yakni Robot Bojonegoro Tangguh (BOBOTA). Robot Bojonegoro Tangguh atau BOBOTA ini di launching bertujuan untuk mendukung tugas-tugas Kepolisian di tengah pandemi Covid-19 ini.
[irp]
Baca juga: Inflasi Mei Lebih Tinggi dari April, BPS Ungkap Penyumbang Terbesarnya
"Salah satunya mobil ini bisa mendeteksi setiap masyarakat yang tidak menggunakan masker dan dilengkapi dengan himbauan untuk penggunaan masker," ungkap Kapolres Bojonegoro Budi Hendrawan, Rabu (7/10/2020).
Ia mengatakan, Launching BOBOTA ini dibuat untuk memanfaatkan era teknologi dan di masa pandemi ini BOBOTA bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan atau himbuan baik himbuan protokol kesehatan atau kamtibmas.
Nantinya, warga yang tidak memakai masker di tengah kerumunan massa serta dapat berinteraksi dengan warga. Warga yang terdeteksi melanggar protokol kesehatan juga akan ditegur secara langsung petugas melalui command center yang berada di Mapolres Bojonegoro.
"Fungsi BOBOTA yang sangat penting adalah melakukan perekaman data masyarakat yang melanggar ketertiban dan melanggar hukum," ujar Kapolres.
Menurutnya, BOBOTA ini merupakan produk asli dari anggota Polres Bojonegoro yakni Brigadir Nanang Saiful Hanafi dan berkolaborasi dengan anak-anak milenial juga asli Bojonegoro. “Iya, BOBOTA ini asli buatan anggota Polres Bojonegoro," katanya kepada awak media.
Sementara itu Brigadir Nanang Saiful Hanafi menambahkan, BOBOTA ini merupakan robot berbasis information technologi dimana banyak sekali fitur-fitur yang ada di BOBOTA. Robot patroli yang akan digunakan sebagai alat pendukung tugas Polri menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Dalam proses pembuatan BOBOTA, membutuhkan waktu sekitar dua bulanan.
“Alhamdulillah, bisa memberikan yang terbaik bagi Polres Bojonegoro,” pungkasnya.
Lebih lanjut BOBOTA ini di dukung beberapa fitur diantaranya :
1. Kamera ALPR (Automatic License Plate Recognition) : Kamera yang dapat mendeteksi tanda nomor kendaraan bermotor secara otomatis, merekam, serta menyimpan data nomor kendaraan bermotor. Sehingga pendataan plat nomor kendaraan dapat dilakukan pada saat kegiatan patroli, dan dilengkapi alarm apabila ada nomor kendaraaan yang masuk dalam blacklist.
2. AI Camera (FaceMask Detection Alert) Menggunakan pemanfaatan AI dan IoT yang dapat mendeteksi setiap masyarakat yang tidak menggunakan masker dan dilengkapi dengan himbauan untuk penggunaan masker.
Baca juga: Dongkrak Daya Saing, Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis Bagi Alumni MagangHub
3. Video Call merupakan salah satu fitur untuk berkomunikasi 2 arah antara masyarakat dan petugas guna untuk meminimalisir kontak langsung. Announcement Speaker dilengkapi dengan 4 buah speaker yang dapat digunakan untuk memberikan pengumuman, himbauan, dan juga play audio.
4. Mobile Traffic Light yaitu modul lampu pengaturan lalu lintas 4 arah yang dilengkapi dengan extension ketinggian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
5. PTZ Camera 270ᵒ dan Camera 360ᵒ merupakan kamera yang dapat berputar baik 270ᵒ atau 360ᵒ yang bertujuan untuk mengetahui kondisi dari arah tertentu. (bro)
Editor : M Nur Afifullah