KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - Pasangan Calon Bupati (Cabub) dan Calon Wakil Bupati (Cawabub) Sidoarjo nomor urut 3, Kelana Aprilianto - Dwi Astutik, mendapatkan dukungangan dari paguyuban pedagang pasar se Sidoarjo.
Baca juga: Pekerja Bangunan Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, BPBD Sidoarjo Gerak Cepat Selamatkan Korban
[irp]
Para pedagang pasar yang tergabung dalam Kumpulan Pedagang Pasar seluruh Sidoarjo ini datang ke Posko Pemenangan Kelana – Dwi Astutik untuk memberikan dukungan kepada paslon BerKelas ini, Kamis (1/10/2020). Mereka yakin, hanya paslon nomo 3 yang mampu membawa Sidoarjo lebih maju.
Pasangan Sidoarjo Makmur ini dinilai mampu membawa perubahan pada sektor perdagangan sebagai penggerak ekonomi rakyat.
Para pedagang yang diwakili para kordinator pasar ini, ingin melihat kantor Pemenangan Kelana - Dwi Astutik di Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo.
Soleh, perwakilan pedagang Pasar Krian menyatakan mantap memilih Kelana - Dwi Astutik karena background keduanya sangat mumpuni.
Baca juga: Wabup H Subandi Sidak RTLH Warga Desa Cangkring Krembung
"Kami percaya kepada beliau berdua, karena Pak Kelana merupakan pengusaha, sehingga kami yakin beliau bisa membimbing dan mengarahkan kami para pedagang kecil di pasar tradisional agar menjadi lebih maju. Sementara itu, Bu Dwi merupakan orang yang fokus mengedepankan SDM," jelas Sholeh.
Soleh yang juga mewakili pedagang di 18 pasar tradisional ini, kelak ketika Kelana – Dwi Astutik menjadi pemimpin di Kabupaten Sidoarjo, dapat makin mensejahterakan para pedagang dan masyarakat Sidoarjo.
"Kami yakin Pak Kelana dan Bu Dwi menang, dan mereka bisa memperjuangkan nasib kami. Kami berharap fasilitas pasar juga lebih diperhatikan. Salah satunya Pasar Kedung Asri yang sering dilanda banjir. Semoga segera mendapatkan solusi," Imbuh Soleh.
Baca juga: Penertiban Pasar Larangan Sidoarjo Ricuh
Soleh menambahkan, para pedagang pasar ingin adanya perpanjangan sewa kios menjadi lima tahunan. Saat ini, pedagang pasar harus melakukan perpanjangan sewa tiga tahun sekali. Hal itu dirasa memberatkan mereka.
"Kami berharap, perpanjangan sewa lima tahunan. Jangan setiap tiga tahun sekali. Hal itu berat sekali untuk kami," harap Soleh.
Selain hal tersebut, para pedagang pasar tradisional juga menginginkan adanya pelatihan pemasaran online, mengingat pandemi covid-19 seperti saat ini, banyak masyarakat yang lebih memilih berbelanja secara online dibading datang langsung ke pasar. (bro)
Editor : Satria Nugraha