Tinjau Proyek Pembangunan TMMD di Sidoarjo, Wairjenad Mayjen TNI Suko Minta Gizi Anggota Dijaga

klikjatim.com
Wairjenad Mayjen TNI Suko Pranoto meninjau langsung lokasi pelaksanaan program TMMD di Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. (Rini/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Wairjenad Mayjen TNI Suko Pranoto melakukan kunjungan dinas ke lokasi pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kedung Kembar, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (1/10/2020). Kedatangan jenderal bintang dua ini untuk mengecek langsung perkembangan pelaksanaan proyek pembangunan yang sedang dikerjakan. Selain itu juga merupakan bentuk pengawasan dan evaluasi (Wasev) program TMMD di daerah setempat.

[irp]

Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global

Mayjen TNI Suko Pranoto mengatakan, program TMMD ini dilaksanakan di 43 kabupaten kota di Indonesia. Pilihan lokasinya adalah desa-desa terpencil. Karena sejatinya program TMMD merupakan kegiatan gotong royong untuk membangun kebersamaan. Semua elemen juga terlibat di dalamnya. Mulai dari TNI, Polri maupun masyarakat.

Demi terlaksananya program dengan lancar, Mayjen TNI Suko pun memerintahkan Dandim 0816 Sidoarjo untuk menjaga moril anggota. Selain itu, kesehatan para anggota yang terlibat di dalam TMMD juga perlu dijaga. "Gizinya juga di cek loh ya, anak-anak makannya, suplemennya, vitaminnya, supaya mereka tidak ada hambatan dalam bekerja," pesan Mayjen TNI Suko.

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf. M. Iswan Nusi mengatakan, proyek pembangunan yang dilaksanakan dalam TMMD ke 109 pada tahun 2020 ini sudah mencapai 60 persen. Harapannya pekerjaan pembangunan bisa tuntas pada tanggal 21 Oktober nanti.

Untuk itu, dirinya akan terus memacu dan mendorong anggotanya agar terwujud serta memaksimalkan peran Satgas TMMD. Bahkan kalau perlu pengerjaan pembangunannya dilakukan sampai malam. "Kita harapkan pada saat penutupan tanggal 21 Oktober nanti sudah mencapai 100 persen, dan itu akan kita pacu dan dorong terus dengan tetap mempedomani protokol kesehatan," ucapnya.

Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sidoarjo, Fredik Suharto menuturkan, program TMMD sejalan dengan konsep pemberdayaan masyarakat dan program seperti ini harus dilestarikan. Dengan harapan, tingkat partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di wilayahnya dapat terus terjaga. Termasuk sinergitas antara Pemkab Sidoarjo bersama TNI maupun Polri, khususnya dalam pelaksanaan program pembangunan. (nul)

Editor : Catur Rini

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru