KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Dua hari setelah ditetapkan sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto - Dwi Astutik, terus melakulan serangkaian kegiatan.
[irp]
Baca juga: Jelang Iduladha, Khofifah Sidak Pasar Bojonegoro: Harga Bawang Merah Tembus Rp45 Ribu per Kilogram
Seperti yang dilakukan Dwi Astutik yang berziarah ke makam salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH.Abdul Wahab Chasbullah di kompleks pondok pesantren Tambak Beras, Jombang, Rabu (30/09/2020).
Saat berziarah, Dwi Astutik didampingi pengurus Muslimat Sidoarjo, ke makam pendiri NU yang biasa dikenal dengan sebutan Mbah Wahab ini.
Wanita yang juga pengurus Muslimat Jawa Timur ini ditemani oleh Nyai Machfudhoh berdoa dengan khusyu di pusara Kyai Wahab.
Baca juga: Resahkan Warga Demi Konten, Tiga Pemuda Pembuat Hoaks Penampakan Pocong di Jember Diamankan Polisi
Usai berziarah, Dwi Astutik mengungkapkan jika KH. Abdul Wahab merupakan salah satu figur sentral dalam proses berdirinya Nahdlatul Ulama.
"Beliau merupakan salah satu pendiri NU sekaligus ulama pejuang kemerdekaan Indonesia yang patut kita tauladani. Beliau tokoh kebangsaan dan juga keumatan " terang Dwi.
Dwi menambahkan, Kyai Wahab memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia. Di tahun 2014, Presiden Joko Widodo memberikan anugerah gelar Pahlawan Nasional. "Sosok Kyai Wahab diharapkan bisa menjadi tauladan masyarakat Indonesia agar mempunyai jiwa nasionalis dan menjunjung tinggi nilai- nilai keagamaan.
Baca juga: Keren! Kemiskinan Ekstrem Jawa Timur Tersisa 0,29 Persen, Jauh di Bawah Rata-Rata Nasional
Selain terkenal sebagai ulama, Kyai Wahab juga dikenal sebagai pemikir progresif dan ulama lintas batas," imbuh Dwi.
KH.Abdul Wahab Chasbullah merupakan perintis, pendiri, dan penggerak Nahdlatul Ulama (NU) yang telah berhasil memberikan inspirasi luar biasa bagi generasi penerus dalam mempertegas keyakinannya untuk selalu membela dan mencintai tanah air yang dituangkan dalam sebuah lagu karya emasnya yang berjudul “Yaa lal Wathon”. (mkr)
Editor : Satria Nugraha