KLIKJATIM.com | Surabaya - Dua rumah di Surabaya di lalap si jago merah, tepatnya di jalan Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan nomor 158 Surabaya. Akibatnya Abdullah (80), penghuni salahsatu rumah yang terbakar terjebak di rumah hingga meninggal dunia.
[irp]
Baca juga: TTL Berbagi Kebahagiaan Ramadhan bersama 141 Anak Yatim
Kebakaran yang mengakibatkan dua rumah semi permanen yang masing-masing berukuran 6×6 meter itu diduga terjadi akibat ledakan kompor yang ada di dekat tangga salah satu rumah. Ledakan kompor ini kemudian membakar dinding rumah yang terbuat dari kayu. Hingga kemudian api dengan cepat merambat ke bangunan sebelah.
Kepala Dinas Kebakaran Kota Surabaya Dedik Irianto saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.23 WIB. Petugas datang ke lokasi sekitar pukul 11.30 WIB. "Yang terbakar dua rumah ukuran 4x5 meter. Lantai satu dari batu bata. Lantai dua bangunan semi permanen. Iya satu korban (meninggal) usia 80 tahun, laki-laki," kata Dedik.
Dijelaskan, saat petugas datang, kondisi atap rumah yang terbakar sudah ambruk. Sedangkan tangga yang terbuat dari kayu sudah terbakar habis. Kini rumah tersebut sudah dipolice line "Jadi posisi korban ini terjepit seng dari atap rumah yang ambruk. Biasanya kalau jam-jam segini posisi korban menurut tetangganya, dalam kondisi tidur," ujar Dedik.
Sedangkan cucu korban yang saat itu juga berada di lokasi kebakaran selamat. Sang cucu saat itu sempat dipanggil oleh warga dan terpaksa melompat dari lantai dua. "Cuman mbahnya ini yang tidak tertolong. Api sudah besar, atapnya ambrol," ungkap Ded
Baca juga: Donasikan Mobil ke Yayasan Al Uswah Surabaya, Smelting Berkontribusi Pada Pendidikan
Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Surabaya Bambang Vistadi mengatakan, Abdullah adalah pemilik rumah yang kemungkinan terjebak di dalam kobaran api. Bangunan yang terbakar ada dua rumah yang terdiri dari rumah lantai dua dan lantai satu.
"Kakek tersebut adalah pemilik rumah berlantai dua yang kemungkinan terjebak di dalamnya," kata Bambang, Rabu (30/9/2020).
Sementara penghuni rumah lantai satu semuanya selamat. Bangunan rumah lantai dua yang berasal dari kayu membuat kobaran api cepat menjalar hingga membuat rumah ambruk. Petugas PMK mengalami kesulitan karena akses masuk ke lokasi kebakaran dari jalan utama sejauh 30 meter dengan lebar jalan yang hanya 1 meter.
Baca juga: Puluhan Pelaku Kriminal Diringkus Polrestabes Surabaya
“Pada saat rekan-rekan PMK tiba tempat kejadian kebakaran bangunan lantai dua milik Abdullah sudah roboh. Jadi rekan PMK tidak sempat naik ke lantai dua karena akses tangga juga tidak ada,” tambahnya.
Setidaknya ada lebih dari 13 unit kendaraan pemadam kebakaran yang dikerahkan memadamkan api yang melanda dua rumah itu. Satu unit kendaraan PMK dari Pelindo III juga turut membantu penanganan kebakaran di lokasi. (bro)
Editor : Redaksi