DD Bareng Relawan Jatim Distribusikan 30.000 Liter Air Bersih di Pacitan

klikjatim.com
Tim dari Dompet Dhuafa (DD) Jawa Timur membawa 30.000 L air bersih didisbusikan ke penampungan warga.

KLIKJATIM.Com | Pacitan - Musim kemarau sudah masuk di beberapa wilayah Indonesia, berbagai ceruk sumber air perlahan mengalami penurunan. Di tengah pandemi Covid-19 seperti ini berbagai elemen harus turun tangan agar tidak terjadi penumpukan masyarakat dalam mengantri air bersih.

[irp]

Baca juga: Beberapa Hari Dicari, Ternyata Kakek di Pacitan Tewas di Jurang 15 Meter

Tim dari Dompet Dhuafa (DD) Jawa Timur berangkat dengan membawa misi kemanusiaan yang besar, kurang lebih sebanyak 30.000L terdisbusikan ke penampungan warga dan toren masjid, kekeringan di Desa ini. Hingga Sabtu (26/09/2020) tim Dompet Dhuafa Jawa Timur bersama relawan mendistribusikan air bersih di Kecamatan Ngadirojo, tepatnya di Desa Lembu Ledok.

"Kurang lebih 5.210 jiwa dan 12 dusun di Kabupaten Pacitan hingga hari ini terbantu dengan adanya respon Air Untuk Kehidupan yang merupakan inisiasi Dompet Dhuafa Jawa Timur,"| kata Kholid Abdillah, Pimpinan DD Jawa Timur.

Baca juga: Paman Mesum di Pacitan Setubuhi Keponakan Saat Tertidur

Warga pada Kecamatan Arjosari dan Kecamatan Ngadirojo di Kabupaten Pacitan mengaku sudah 3 bulan mengalami kekeringan. "Alhamdulillah mas kita ini dapat bantuan, sudah lama tempat kami kekeringan" ujar Santi, warga Arjosari.

Tidak hanya merespon kekeringan, tim DD Jawa Timur beserta DD Volunteer JawaTimur mengedukasi perihal covid-19. Edukasi itu berupa ajakan menjaga jarak dan juga menerapkam PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

“Hingga kini demi mendorong kegiatan pendistribusian air bersih ini kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu dalam pemenuhan air bersih melalui Dompet Dhuafa Jawa Timur. Kami berharap kekeringan yang menerpa sebagian wilayah Jawa Timur dapat teratasi sehingga tidak menjadi beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” ujar Kholid Abdillah. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru