KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berusaha memutus penyebaran Covid-19. Beberapa cara telah dilakukan termasuk dengan membagikan vitamin untuk para lansia (lanjut usia).
[irp]
Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026
Sebab para lansia ini sangat rentan terserang. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya sejak 3 sampai 4 hari ini, dari jumlah kumulatif pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 30 persennya adalah lansia.
Untuk itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengambil langkah untuk melakukan pencegahan terjadinya penularan Covid-19 di kalangan lansia. Yaitu, salah satunya dengan memberikan pulse oximeter (alat pengukur kadar oksigen) sekaligus memberikan vitamin gratis melalui Puskesmas dan Posyandu.
"Pemkot melalui Puskesmas menyiapkan vitamin yang bisa didapatkan dengan gratis untuk para lansia," kata Risma, Senin (28/9/2020).
Baca juga: Tembus Pasar Global, Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng Banyuwangi
Menurutnya, tujuan pemberian pulse oximeter dan vitamin adalah meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap terjaga. "Kami terus melakukan tracing dari mana mereka bisa tertular. Sebab usia di atas 70 tahun relatif kecil untuk pergi ke luar rumah," lanjutnya.
Selain lansia, anak-anak juga memiliki tingkat kerentanan yang muda tertular Covid-19. Hingga saat ini, jumlah anak-anak yang sudah terpapar di Surabaya ada sekitar 30 persen.
"Jadi, masyarakat khususnya warga Surabaya tetap kami imbau agar tetap menjaga kekebalan tubuh dan selalu melaksakan protokol kesehatan," tandasnya. (nul)
Editor : Redaksi