KLIKJATIM.Com | Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik menyayangkan ada instansi yang menggelar kegiatan melibatkan orang banyak di hotel dan ada pentas musik. Di tengah pandemi dengan jumlah positif di Gresik masih tinggi, seharusnya instansi ini sadar diri dan tidak memaksakan keinginan untuk menggelar kegiatan yang menelan anggaran ratusan juta ini.
[irp]
Baca juga: Pemkab, Kampus, SMK dan Industri Duduk Bersama Bahas Masa Depan Tenaga Kerja Gresik
Hal itu disampaikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto terkait agenda kegiatan politik yang digelar oleh KPU dan Bawaslu Gresik di hotel berbintang di Kota Gresik. Menurut bupati, dalam Perpres dan Maklumat Kapolri hingga Perbup sudah diatur kegiatan yang berpotensi menjadi transmisi penularan Covid-19 sebaiknya dihindari.
"Laporan yang saya terima ada kegiatan diikuti cukup banyak, kemudian mendatangkan grup musik digelar cukup mewah dan wah di hotel berbintang. Ini memang tidak dilarang, namun apakah sudah dipikir manfaat dan apakah tidak diperhitungkan potensi terjadi penularan virus," jelas Bupati Sambari .
Apalagi, kata dia, kegiatan itu didanai oleh APBN dan APBD yang notabene uang rakyat. Saat ini pemerintah sedang fokus pada penanganan Covid-19 yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Sejumlah proyek fisik dan non fisik terpaksa dikepras untuk mendanai penanganan Covid-19.
Baca juga: Petani Gresik Terima Combine Harvester, Pemkab Genjot Mekanisasi Pertanian
"Apalagi ini kegiatan seperti ini di hotel bintang biayanya tidak sedikit. Kan bisa digelar di gedung milik pemerintah seperti Wahana Ekspresi Poesponegoro, Pendopo Kabupaten Gresik atau di Alun-alun dengan protokol pengamanan dan kesehatan yang ketat. Kemudian disiarkan secara live melalui streaming media sosial," jelas bupati.
Ditambahkan, kalaupun nantu anggarannya tidak terpakai, bisa dikembalikan ke pemerintah. Karena pengembalian anggaran melalui Silpa tidak dilarang. "Bagi saya yang paling penting adalah empati dan kesadarannya untuk tidak memaksaakan kehendak menggelar sesuatu yang sifatnya pemborosan," tegas Sambari Halim Radianto.
Baca juga: Siapa Bilang Job Fair Hanya Formalitas, Afisiana Buktikan Dirinya Diterima Kerja
Dalam kesempatan yang sama Bupati Sambari selaku Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 menjelaskan, pada Senin (28/9/2020) tambahan pasien sembuh dan positif sama sama ada 11 orang. Sementara yang meninggal dunia ada 1 orang.
"Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 hingga Senin ini total ada 3.215 orang. Untuk pasien yang sudah sembuh semuanya ada 2.766 orang. Sedangkan yang masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri ada 255 orang," jelas Bupati Gresik. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar