KLIKJATIM.com | Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus lakukan upaya penekanan penyebaran Covid - 19. Kali ini Pemkot memfasilitasi Swab Test untuk Tukang Cukur, barbershop dan pegawai salon kecantikan secara bertahap.
[irp]
Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, upaya tersebut sudah dilakukan dalam beberapa hari ini terutama di daerah Tunjungan plaza yang di ikuti kurang lebih 130 orang.
"Mereka adalah karyawan barbershop, salon dan klinik kecantikan yang berada di Tunjungan Plaza yang ada di mal itu," kata Irvan, Minggu (27/9/2020).
Dari pemeriksaan tersebut, hasilnya akan keluar sekitar tiga hingga enam hari. Jika kedapatan hasil yang positif dan merupakan warga Surabaya maka akan diarahkan untuk isolasi di Asrama Haji Surabaya. Sementara jika merupakan warga luar kota, maka akan diarahkan ke RS Lapangan.
Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH
Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, pihaknya tengah mengupayakan Swab test untuk profesi yang bersentuhan langsung dengan konsumennya. Seperti tukang pijat, tukang cukur dan lainnya.
“Kita data dulu di masing-masing kecamatan berapa jumlahnya. Setelah itu, kita koordinir baru ditentukan lokasinya dimana,” ujar Risma.
Risma juga mengatakan, para warga ini langsung ke tahap swab test tanpa rapid test. Dikarenakan jumlah mereka yang tak terlalu banyak cukup mudah untuk langsung melaksanakan Swab test.
Baca juga: MPM Innovation Day 2026: Perkuat Budaya Inovasi melalui Tema Think Beyond The Frame
"Tiap kecamatan itu ada sekitar 30-60 pelaku usaha. Jadi tidak terlalu banyak, makanya kami langsung lakukan swab test," tambahnya. (bro)
Editor : Redaksi