Dinas Kehutanan Jatim Targetkan Jatim Produksi Kayu Bulat 526.474 m3

klikjatim.com
Gubernur Jatim saat melihat industri mebel kayu di Pasuruan.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Hingga akhir 2020 ini, Dinas Kehutanan (Dishut) Jatim memasang target Jatim mampu memproduksi kayu bulat hingga 526.474 m3 serta hasil hutan bukan kayu (HHBK) mencapai 63.006 ton.

[irp]

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh Hampir 6 Persen dan Tertinggi Se-Jawa

Plt Kadishut Jatim Hadi Sulistyo membeberkan, sampai dengan bulan Agustus 2020, Dishut Jatim mencatat prosentase dari capaian produksi kayu bulat masih 48 persen atau sekitar 252.771 m3.

"Produksi kayu bulat hutan negara ini ada dua jenis kayu. Pertama, kayu jati dengan target 232.105 m3 dan terealisasi sekitar 124.224 m3. Sedangkan untuk jenis rimba, produksi ditargetkan mencapai 294.368, saat ini sudah direalisasikan 128.547 m3," papar Hadi kepada Klikjatim.com, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: Pemprov Jawa Timur Borong Tiga Penghargaan UB Halal Metric Award 2026, Gubernur Khofifah

Dilanjutkan, sedangkan untuk realisasi produksi HHBK, sebut Hadi, prosentase capaiannya sampai Agustus lalu yakni sebesar 52 persen atau setara dengan 52.540 ton. Adapun rinciannya, yaitu target getah pinus 31.506 ton terealisasi 18.201 ton. Target untuk jenis daun kayu putih sebesar 31.415 ton, dan sudah terealisasi 14.262 ton. Sementara untuk jenis porang, Dishut mentarget 85.50 ton dan telah terealisasi sekitar 76.09 ton.

"Produksi getah pinus dan daun kayu putih ini untuk memenuhi bahan baku pabrik gondorukem atau terpentin dan pabrik minyak kayu putih milik Perum Perhutani Divre Jawa Timur," jelas Hadi yang juga sebagai Kadis Pertanian Jatim tersebut.

Baca juga: Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas

Hadi menambahkan, target produksi kayu bulat dan HHBK yang berasal dari hutan negara di Jatim ini telah dikelola Perum Perhutani Divre Jatim dan sudah diatur dalam rencana pengaturan kelestarian hutan (RPKH). “Untuk jangka waktu 10 tahun kemudian dibreakdown per tahunnya dalam rencana teknik tahunan,” pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru