KLIKJATIM.Com | Pandaan - Kepala Desa Tunggulwulung, Kecamatan Pandaan Hartono (60) meninggal dunia akibat terpapar virus Covid-19, Senin (21/9/2020). Sebelum menjalani tes swab kedua, Hartono sempat menjalani perawatan selama dua minggu di RS RS Prima Husada. Jenazahnya dimakamkan Senin pukul 11.30 dengan protokoler kesehatan Covid-19.
[irp]
Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026
Camat Pandaan Yudianto saat dikonfirmasi menjelaskan, Hartono diketahui terpapar virus asal Wuhan Cina ini dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan. Dari hasil swab pertama positif plus ada pneumonia dan dispepsia.
Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg
Dikatakan, saat itu Hartono sempat mengeluh sakit lambung dan sesak napas. Ia kemudian berobat ke salah satu klinik dan di-rapid test. Hasilnya diketahui reaktif. Selanjutnya, pasien dirujuk sekaligus rawat inap di RS Prima Husada, rumah sakit rujukan dan perawatan pasien Covid-19.
Tapi, kondisi Hartono terus memburuk. Kemudian, dokter berencana melakukan pemeriksaan swab PCR kedua Senin (21/9/2020) siang. Namun sebelum pemeriksaan itu dijalani, Kades Tungguwulng ini mengembuskan napas terakhir. "Kami semua berduka atas meninggalnya pak kades,” jelas Camat Pandaan.
Sebagai catatan Hartono menjabat sebagai kades Tunggulwulung untuk periode kedua. Jabatannya sejatinya berakhir 2023 nanti. Almarhum meninggalkan satu orang istri serta lima orang anak. (hen)
Editor : Redaksi