KLIKJATIM.Com | Blitar—Seorang narapidana (napi) di Lapas Kelas IIB Blitar meninggal. Napi tersebut diketahui bernama Purwanto (38) asal Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
[irp]
Baca juga: Jejak Prestasi Guru Vokasi Binaan Honda di Jawa Timur
Purwanto diketahui sebagai napi kasus narkoba. Dari riwayat medisnya, Purwanto telah lama menderita diabetes. Dia divonis hukuman penjara 7 tahun 6 bulan. Awalnya, dia dipenjara di Lapas Malang. Namun, sejak Februari 2019 Purwanto dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Blitar untuk menjalani sisa hukuman penjara 4 tahun 4 bulan 23 hari.
Kepala Keamanan Lapas Kelas IIB Blitar, Bambang Setiawan mengatakan, Kepala Keamanan Lapas Kelas 2B Blitar Bambang Setiawan menjelaskan pada pukul 04.00 WIB petugas blok melakukan kontrol keliling namun tidak mendapati kejadian apa-apa. Hanya berselang 10 menit kemudian, seorang napi dari kamar 11 blok C-2 melaporkan bahwa teman satu selnya diduga pingsan.
"Pukul 04.20 WIB kami bersama tim medis mendatangi lokasi. Hasil pemeriksaan tim medis, yang bersangkutan dinyatakan telah meninggal dunia. Lalu kalapas menyarankan kami berkoordinasi dengan Polsek Kepanjenkidul," katanya kepada wartawan di Blitar, Rabu (16/9/2020).
Baca juga: Putaran Pembuka Moto3 Junior, Pebalap Binaan Astra Honda Siap Taklukkan Sirkuit Barcelona
Tim inafis Polres Kota Blitar kemudian datang dan mengevakuasi jenazah Purwanto ke rumah sakit Mardi Waluyo Kota Blitar. Sementara, rekam medis yang bersangkutan telah lama menderita diabetes.
"Purwanto ini masih muda tapi sudah lama menderita diabetes. Kemarin pagi juga berobat di tim medis internal kami. Dan barusan rumah sakit menginformasikan, kalau jasadnya bebas dari paparan covid-19. Jadi pemulasaraannya normal, sekarang persiapan menuju rumahnya di Dampit," tandasnya
Baca juga: Dukung Pemberdayaan Inklusi, BTPN Syariah Buka Lowongan Kerja Strategis untuk Profesional
Lapas Kelas IIB Blitar berencana melakukan tindakan antisipatif pada saat pandemi covid-19 ini. Sebanyak 36 napi narkoba yang sekamar dengan Purwanto akan diambil rapid testnya. Dan mulai pagi ini, mereka akan disolasi di dalam kamar 11 sampai rapidnya testnya menunjukkan hasil non reaktif.
"Kami telah koordinasi dengan Satgas covid-19 Kota Blitar. 36 teman sekamarnya akan dirapid, dan hari ini mereka mulai kami isolasi," pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi