KLIKJATIM.Com | Malang - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan layanan internet menjadi media paling penting untuk memperlancar terselenggaranya pendidikan di masa Pandemi Covid-19.
[irp]
Baca juga: Kreatif Kampanyekan #Cari_Aman, Konten Duta Keselamatan Berkendara Astra Honda Tembus 4,8 Juta Views
Untuk itu, tersedianya layanan internet bagi sekolah dan siswa menjadi prioritas agar proses belajar mengajar via daring bisa terlaksana dengan baik.
Disampaikan Khofifah, di Jatim sendiri masih ada 62 SMA/SMK yang di sekolahnya belum terkoneksi dengan jaringan internet.
"Agar proses belajar mengajar bisa berlangsung lebih maksimal, diharapkan bisa segera ada support dari penyedia layanan internet minimal BTS Mini. Tujuannya adalah agar koneksitas dengan SMA/SMK di Jawa Timur ini bisa terpenuhi," ujar Khofifah saat acara penyerahan 1,3 juta Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar bagi Siswa Siswi se-Jatim di Malang, Senin (7/9/2020).
Ia menjelaskan, tersedianya layanan internet bagi para siswa menjadi hal yang penting dan harus segera dilakukan. Karena itu bertujuan agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih maksimal.
Koneksi internet, tambah dia, sangat penting karena menjadi media bagi guru dalam memberikan pembelajaran. Dengan adanya layanan internet, penyampaian tugas bagi siswa akan segera bisa diberikan dengan cepat.
"Sedangkan bagi siswa, bisa segera mengerjakan tugas dari guru. Siswa bisa langsung melakukan pencarian di internet dari berbagai respon pertanyaan dari guru," ujarnya.
Sementara itu, penyerahan 1,3 juta Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar bagi para siswa se-Jatim, sudah digulirkan sejak tanggal 24 Agustus lalu.
Baca juga: Sabet Gelar Duta Ekonomi Kreatif di POI 2026, Meylanie Nabillavaissa Harumkan Nama Lamongan
Sampai saat ini, sudah terdistribusi sebanyak 1. 960.838 kartu perdana. Dan sisanya akan diserahkan melalui Kepala Dinas Pendidikan Jatim yang berkoordinasi dengan Telkomsel.
"Saya ingin sampaikan terima kasih kepada Telkomsel yang sudah memberikan support kepada anak-anak Jawa Timur. Per tanggal 24 Agustus yang lalu, Jawa Timur adalah provinsi pertama yang diprioritaskan oleh Telkomsel untuk mendapatkan support 1,3 juta kartu perdana ini," pungkasnya. (bro)
Editor : Redaksi